Kasus Kanker Serviks di Sumut Masih Tinggi, Vaksinasi HPV Jadi Benteng Pencegahan

Bagikan Artikel

Medan, BONARINEWS.com – Kasus kanker serviks di Sumatera Utara masih tergolong tinggi dan menjadi perhatian serius berbagai pihak. Data Dinas Kesehatan Sumatera Utara mencatat ratusan kasus di Kota Medan dalam beberapa tahun terakhir, menjadikan penyakit ini sebagai salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan setelah kanker payudara.

Tingginya angka tersebut mendorong berbagai upaya pencegahan, salah satunya melalui vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV). Kolaborasi antara Korpri Sumut dan Biofarma menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kesadaran sekaligus perlindungan kesehatan, khususnya bagi kalangan Aparatur Sipil Negara.

Area Manager Biofarma Regional Sumatera, Yosua Bao, menegaskan bahwa kanker serviks masih menjadi ancaman nyata. Ia menyebutkan bahwa angka kematian akibat penyakit ini berada di posisi kedua setelah kanker payudara, sehingga pencegahan melalui vaksinasi menjadi sangat penting.

Program vaksinasi yang digelar di Kantor Gubernur Sumut diikuti sekitar 100 ASN pada tahap awal. Kegiatan ini akan berlanjut dengan pemberian dosis lanjutan, sekaligus membuka peluang bagi peserta lain yang belum mendapatkan vaksin.

Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan juga mulai meningkat. Sejumlah peserta mengaku mengikuti vaksinasi karena memahami risiko kanker serviks yang kerap terdeteksi pada stadium lanjut, saat kondisi sudah sulit ditangani.

Melalui program ini, diharapkan angka kasus kanker serviks di Sumatera Utara dapat ditekan secara bertahap. Upaya preventif seperti vaksinasi, edukasi, serta deteksi dini menjadi kunci utama dalam melindungi perempuan dari ancaman penyakit yang mematikan ini.

Penulis: Dedy Hu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *