Hasil Autopsi Kresentia Hoess di Medan Sudah Keluar, Polisi Belum Ungkap ke Publik

Bagikan Artikel

MEDAN, BONARINEWS – Pihak kepolisian menyampaikan bahwa hasil autopsi terhadap Kresentia Hoess (21), warga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang ditemukan meninggal dunia di rumah majikannya di Komplek Evergreen, Jalan Amal, Medan Sunggal, telah selesai dilakukan.

Hal tersebut disampaikan Kapolsek Sunggal, Kompol Yunus Tarigan saat dikonfirmasi pada Selasa (17/5/2026). Dalam keterangannya melalui pesan WhatsApp, ia membenarkan bahwa hasil autopsi sudah keluar.

“Hasil otopsi sdh keluar, Pak,” ujarnya singkat.

Namun demikian, pihak kepolisian belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai isi hasil autopsi maupun perkembangan penanganan kasus tersebut kepada publik. Menurutnya, hasil tersebut merupakan ranah pihak ahli dan dapat diakses sesuai prosedur oleh pihak yang berwenang.

“Saya tidak bisa menggambarkan hasil itu, Pak, yang bisa menggambarkan ahlinya dan yang berhak meminta itu keluarga korban,” tambahnya.

Sebelumnya, kasus kematian Kresentia Hoess menjadi sorotan setelah keluarga korban melakukan aksi unjuk rasa untuk meminta kejelasan penanganan hukum atas peristiwa yang terjadi pada 10 Maret 2026 tersebut.

Ketua DPW Forum Pemuda Nusa Tenggara Timur (FP NTT) Sumatera Utara, Devis Abuimau Karmoy, juga mendesak kepolisian agar lebih transparan dalam mengungkap hasil penyelidikan.

Ia menilai hingga dua bulan sejak proses berjalan, pihak Polsek Sunggal maupun Polrestabes Medan belum memberikan keterangan resmi terkait hasil autopsi yang dilakukan di RS Bhayangkara Medan pada 18 Maret 2026.

“Jika ada transparansi dari Kapolsek Sunggal terkait kasus ini, maka kami dari FP NTT Sumut akan menduduki Mapolsek Sunggal,” tegasnya.

Hingga saat ini, kasus kematian Kresentia Hoess masih menjadi perhatian publik, terutama terkait transparansi hasil autopsi serta perkembangan proses hukum yang tengah berjalan.

Penulis: Dedy Hu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *