Gamsahabnida, Pak Dandim! Letkol Ronald Tampubolon Bakar Semangat Siswa SMA Unggul Del Lewat Sesi Inspiratif

Bagikan Artikel

TAPUT, BONARINEWS.com – Suasana sore di SMA Unggul Del mendadak berbeda. Aula sekolah yang biasanya tenang berubah penuh gelak tawa dan antusiasme ketika Komandan Distrik Militer 0210/Tapanuli Utara, Letkol Kav Ronald Tampubolon, S.H., M.Han., hadir menyapa para siswa kelas X dan XI, Jumat (8/5/2026).

Kehadiran perwira TNI AD berpangkat Letnan Kolonel itu bukan kali pertama di lingkungan sekolah yang berada di kawasan Danau Toba tersebut. Namun kunjungan kali ini terasa lebih hangat dan personal karena diisi sesi motivasi dan dialog langsung bersama para siswa.

Tak seperti seminar formal pada umumnya, Letkol Ronald memilih membuka pertemuan dengan gaya santai dan penuh humor. Ia mengajak siswa berbincang ringan, mulai dari menebak tinggi badan, ukuran sepatu, hingga membahas marga. Cara itu sontak mencairkan suasana dan membuat siswa cepat merasa dekat.

Tawa para siswa semakin pecah ketika sang Dandim beberapa kali menyelipkan kalimat berbahasa Korea. Sapaan “gamsahabnida” yang berarti terima kasih dalam Bahasa Korea langsung disambut riuh para siswi yang tampak antusias mengikuti sesi tersebut.

Di balik pembawaannya yang komunikatif, Letkol Ronald membagikan perjalanan hidupnya yang penuh proses dan tantangan. Ia lahir di Biak, Papua, kemudian menempuh pendidikan dasar hingga SMP di Jakarta Utara sebelum melanjutkan pendidikan di SMA Taruna Nusantara angkatan ke-10.

Karier militernya ditempa melalui berbagai penugasan di daerah perbatasan, termasuk wilayah Sulawesi–Filipina hingga NTT–Timor Timur. Meski sibuk sebagai prajurit, ia tetap melanjutkan pendidikan tinggi hingga meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Mayjen Sungkono Mojokerto dan Magister Pertahanan dari Universitas Pertahanan.

Dalam sesi tersebut, Letkol Ronald menekankan pentingnya semangat belajar, disiplin, dan keberanian bermimpi besar kepada para siswa. Ia juga membagikan mottonya yang sederhana namun kuat: “Do the best you can do and be the best you can be.”

Tak hanya dikenal sebagai prajurit, Letkol Ronald juga memiliki minat besar di bidang literasi dan bahasa asing. Ia diketahui mahir berbahasa Korea dan pernah menjadi penerjemah militer Bahasa Korea–Indonesia.

Menariknya lagi, di tengah kesibukannya sebagai Dandim yang membawahi empat wilayah teritorial di kawasan Danau Toba yakni Tapanuli Utara, Toba, Humbang Hasundutan, dan Samosir, ia tetap aktif menulis buku.

Dalam kesempatan itu, ia turut menyerahkan sejumlah buku karyanya kepada perpustakaan SMA Unggul Del sebagai bentuk dukungan terhadap budaya literasi di kalangan pelajar.

Sesi tanya jawab menjadi salah satu momen paling hidup. Sejumlah siswa mendapat kesempatan berdialog langsung mengenai kepemimpinan, pengalaman bertugas, hingga kemampuan bahasa asing.

Salah satu pesan yang paling membekas bagi peserta adalah ketika Letkol Ronald berbicara tentang makna kepemimpinan.

“Bahagiakanlah anggota-anggota yang kita pimpin, karena doa-doa merekalah yang mendorong kita lebih maju lagi,” ujarnya.

Sebagai penutup, Letkol Ronald memberikan hadiah kepada siswa yang aktif bertanya dan berinteraksi selama kegiatan berlangsung.

Kunjungan sore itu meninggalkan kesan mendalam bagi para siswa. Sosok pemimpin militer yang rendah hati, dekat dengan dunia literasi, dan mampu berkomunikasi hangat dengan generasi muda menghadirkan inspirasi yang terasa sederhana, tetapi membekas kuat di ingatan peserta.

Penulis: RTB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *