Aksi Curat Terbongkar! Pelaku Sempat Sadar Curi Motor Guru Ngaji, Akhirnya Menyerah ke Warga

Bagikan Artikel

Medan, BONARINEWS.com — Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) di kawasan Medan Labuhan terungkap dengan cara tak biasa. Seorang pelaku justru memilih menyerahkan diri setelah menyadari motor yang dicurinya merupakan milik guru ngajinya sendiri.

Pengungkapan ini dilakukan oleh Polsek Medan Labuhan di bawah naungan Polda Sumatera Utara pada Kamis, 1 Mei 2026, berdasarkan laporan polisi yang diterima di hari yang sama.

Korban diketahui bernama Jamaiah (66), warga Kelurahan Sei Mati. Peristiwa terjadi pada pagi hari sekitar pukul 05.27 WIB di area Masjid Al Fajar, saat sepeda motor milik korban yang terparkir diambil oleh pelaku berinisial SS (35).

Usai melancarkan aksinya, pelaku mendorong motor tersebut ke Gang Langgai dan menyembunyikannya di rumah rekannya, SHM (28). Namun, situasi berubah ketika SS menyadari bahwa kendaraan yang ia curi ternyata milik orang yang dikenal dekat, yakni guru ngajinya sendiri.

Diliputi rasa bersalah, pelaku berniat mengembalikan motor tersebut. Sayangnya, saat mendatangi rumah rekannya, ia tidak menemukan orang yang dicari. Dalam kondisi panik, SS justru meminta bantuan warga sekitar agar dirinya diamankan untuk menghindari amukan massa.

Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada kepala lingkungan setempat. Setelah dilakukan interogasi awal, pelaku mengakui seluruh perbuatannya. Tak lama berselang, polisi tiba di lokasi dan langsung mengamankan kedua pelaku beserta barang bukti.

Barang bukti yang diamankan berupa satu unit sepeda motor Honda Supra tanpa plat nomor serta satu jaket hoodie warna biru yang digunakan saat beraksi.

Kapolres Pelabuhan Belawan, Rosef Efendi, menegaskan komitmen pihaknya dalam memberantas tindak kejahatan di wilayah hukum yang dipimpinnya.

“Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan. Kami mengapresiasi peran masyarakat yang turut membantu mengamankan pelaku sehingga situasi tetap kondusif,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut, Ferry Walintukan, mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor, terutama saat memarkir kendaraan.

“Kami mengajak masyarakat untuk memastikan kendaraan dalam kondisi aman. Jika menemukan hal mencurigakan, segera laporkan ke pihak kepolisian,” katanya.

Saat ini, kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif. Polisi juga tengah mendalami kemungkinan adanya jaringan atau pelaku lain yang terlibat dalam kasus ini.

Penulis: Dedy Hu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *