29 Santri Ponpes Darussalam Parmeraan Lulus Seleksi Universitas Al-Azhar Kairo

Bagikan Artikel

PADANG LAWAS UTARA, BONARINEWS — Sebanyak 29 santri Pondok Pesantren Darussalam Parmeraan, Kecamatan Dolok, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara, berhasil diterima untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir.

Keberhasilan tersebut menjadi capaian membanggakan bagi pesantren yang berada di wilayah pelosok tersebut. Prestasi ini sekaligus menunjukkan bahwa keterbatasan akses geografis tidak menjadi penghalang bagi santri untuk meraih kesempatan menempuh pendidikan tinggi di luar negeri.

Sebagai bentuk syukur sekaligus pelepasan keberangkatan para santri, Ponpes Darussalam Parmeraan akan menggelar acara pemberangkatan pada Senin (9/11/2026) di aula pesantren.

Kepala Madrasah Ponpes Darussalam Parmeraan, Ustaz Dr. A. Roisuddin Ritonga, S.Si., M.Pd., mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja keras, ketekunan, dan doa para santri selama menempuh pendidikan.

Ia menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas keberhasilan para peserta didik yang mampu lolos seleksi untuk melanjutkan studi ke Timur Tengah.

“Alhamdulillah, ini kabar yang sangat membahagiakan bagi seluruh keluarga besar Ponpes Darussalam Parmeraan. Kami bangga menjadi pendidik dan sangat bersyukur atas keberhasilan anak-anak didik kami yang berhasil menembus perguruan tinggi di Timur Tengah. Selamat untuk semuanya,” ujar Roisuddin, Jumat (6/11/2026).

Menurut Roisuddin, para santri diterima melalui sejumlah jalur seleksi yang diselenggarakan pesantren maupun program beasiswa Kementerian Agama.

Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk terus belajar dan berani mengejar cita-cita, termasuk melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri.

“Ini bukti nyata bahwa kesungguhan dan kerja keras akan membuahkan hasil. Semoga menjadi inspirasi bagi santri lainnya untuk terus berprestasi dan mengejar cita-cita,” katanya.

Roisuddin juga menyampaikan apresiasi kepada para guru dan pembina yang telah mendampingi para santri selama proses pendidikan. Ia berharap dukungan keluarga, masyarakat, pemerintah daerah, dan berbagai pihak dapat membantu kelancaran perjalanan pendidikan para santri di Mesir.

Sebanyak 29 santri yang dinyatakan lulus terdiri dari Muliaman Ritonga, Ali Akbar Ritonga, Fariq Ahsan Siregar, Khoirunnisa Ritonga, Muti Afifah Siregar, Putri Darmayanti, Andriani Pohan, Abaida Sarumpaet, Pahri Riski Sikumbang, Altaf Akmal Iktishom Harahap, Muhammad Ahir Pane, Ahmad Rifai Tanjung, Yazid Al Fahmi Hasibuan, Ahmad Royhan Siregar, Muhammad Zaki Pasaribu, Ardiansyah Hasibuan, Sopyan Saleh Pane, Nadiah Tapiola Nasution, Fitri Oktavia Harahap, Muhammad Thoib Tanjung, Diaubah Ritonga, Hajarul Aswad, Dyah Khoirunnisa Hasibuan, Ananda Putri Rambe, Eliska Dolima, Maylina Harahap, Sakinah Romadhon Lubis, Widi Hasmar Harahap, dan Yulia Rahma.

Keberhasilan para santri tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi pelajar lain di Padang Lawas Utara untuk meningkatkan semangat belajar dan memperluas cita-cita. Dari Parmeraan, mereka kini bersiap melanjutkan perjalanan pendidikan ke Kairo dengan membawa harapan keluarga, pesantren, dan masyarakat daerah.

Ponpes Darussalam Parmeraan mengajak masyarakat untuk turut mendoakan dan memberikan dukungan agar para santri dapat menjalani pendidikan dengan lancar serta kelak membawa manfaat bagi agama, bangsa, dan daerah asalnya.

Penulis: Tohong Harahap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *