3.287 Burung Diduga Diselundupkan dari Kalimantan ke Semarang, 714 Ekor Mati

Bagikan Artikel

SEMARANG, BONARINEWS – Petugas gabungan menggagalkan pengiriman 3.287 burung dari Kalimantan Tengah ke Semarang, Jawa Tengah. Ribuan burung tersebut ditemukan dalam dua truk yang baru turun dari kapal KM Dharma Rucitra 9 di Pelabuhan Tanjung Emas, Kamis (5/11/2026).

Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 714 burung ditemukan dalam kondisi mati. Sementara 2.573 ekor lainnya masih hidup dan membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Ribuan burung itu terdiri atas 3.095 ekor burung madu dan 192 ekor burung sepah raja. Pengangkutannya diduga tidak dilengkapi dokumen resmi. Kedua jenis burung tersebut disebut sebagai satwa dilindungi sehingga pengiriman dan peredarannya harus memenuhi ketentuan yang berlaku.

Pengungkapan bermula ketika petugas memeriksa dua truk yang tiba dari Kumai, Kalimantan Tengah, menggunakan kapal KM Dharma Rucitra 9. Pemeriksaan kemudian menemukan ribuan burung yang dibawa di dalam kendaraan tersebut.

Penanganan kasus melibatkan Balai Karantina Jawa Tengah, aparat penegak hukum bidang lingkungan hidup dan kehutanan, serta kepolisian kawasan Pelabuhan Tanjung Emas.

Petugas melakukan pendataan terhadap seluruh burung untuk menentukan penanganan selanjutnya, terutama menyelamatkan ribuan burung yang masih hidup.

Kasus ini memperlihatkan besarnya risiko perdagangan dan pengangkutan satwa liar tanpa prosedur yang semestinya. Selain mengancam kelestarian populasi burung di habitat asalnya, pengiriman tanpa pemeriksaan karantina juga berpotensi meningkatkan risiko penyebaran penyakit.

Tingginya jumlah burung yang mati selama pengangkutan menjadi perhatian tersendiri. Dari total 3.287 ekor yang ditemukan, lebih dari 700 ekor tidak berhasil bertahan hidup sebelum sampai ke tujuan.

Pengungkapan di Pelabuhan Tanjung Emas sekaligus menunjukkan pentingnya pengawasan jalur distribusi antarpulau untuk mencegah perdagangan satwa liar ilegal.

Penulis: Dedy Hutajulu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *