KUALA TANJUNG, BONARINEWS – PT Prima Multi Terminal (PMT) memperkuat pengawasan terhadap kesiapan operasional dan penerapan keselamatan kerja di Terminal 2 Pelabuhan Kuala Tanjung, Sumatera Utara. Salah satu langkah yang dilakukan adalah turun langsung ke area terminal untuk memastikan fasilitas, peralatan, dan prosedur kerja berjalan sesuai standar.
Kegiatan bertajuk management walkthrough tersebut dilaksanakan jajaran manajemen PMT pada Kamis, 29 Oktober 2026. Peninjauan ini menjadi kesempatan bagi manajemen untuk melihat kondisi operasional secara langsung sekaligus mengidentifikasi berbagai hal yang perlu mendapat perhatian.
Sejumlah titik menjadi sasaran pemeriksaan, mulai dari Remote Operating Station (ROS), kesiapan fasilitas dan peralatan, kondisi infrastruktur, hingga penerapan prosedur operasional di lapangan.
Melalui peninjauan tersebut, perusahaan ingin memastikan seluruh komponen pendukung kegiatan kepelabuhanan berada dalam kondisi siap digunakan. Pemeriksaan juga diarahkan untuk menemukan potensi kendala yang dapat memengaruhi kelancaran pelayanan terminal.
Direktur Keuangan, SDM, dan Manajemen Risiko PT Prima Multi Terminal, Kamal Akhyar, mengatakan kehadiran manajemen di lapangan penting untuk memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi operasional dan tantangan yang dihadapi para pekerja.
“Melalui management walkthrough, kami dapat melihat secara langsung kondisi operasional, kesiapan peralatan, serta berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Dengan begitu, hal-hal yang memerlukan perhatian dapat diidentifikasi dan ditindaklanjuti bersama,” ujar Kamal.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar pemeriksaan rutin, melainkan juga sarana membangun komunikasi antara manajemen dan pekerja. Dengan interaksi langsung, berbagai persoalan operasional diharapkan dapat disampaikan dan ditangani secara lebih cepat.
Aspek kesehatan dan keselamatan kerja (K3) turut menjadi perhatian dalam peninjauan. Kepatuhan terhadap prosedur keselamatan dinilai penting untuk memastikan setiap aktivitas di terminal berlangsung dengan memperhatikan perlindungan pekerja dan keamanan operasional.
Management walkthrough juga diarahkan untuk membangun budaya kerja yang terbuka terhadap masukan serta mendorong perbaikan secara berkelanjutan. Dengan demikian, pengawasan tidak hanya berorientasi pada kondisi fasilitas, tetapi juga pada kualitas pelaksanaan pekerjaan sehari-hari.
Sebagai anak perusahaan PT Pelindo Terminal Petikemas, PMT mengoperasikan layanan terminal petikemas dan nonpetikemas. Kesiapan infrastruktur, keandalan peralatan, serta kedisiplinan penerapan prosedur menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas bongkar muat dan pelayanan pengguna jasa.
Melalui kegiatan ini, PMT menegaskan upayanya menjaga keseimbangan antara kelancaran operasional, efisiensi pelayanan, dan keselamatan kerja. Perusahaan berharap penguatan koordinasi serta pengawasan langsung dapat mendukung pengelolaan Pelabuhan Kuala Tanjung yang profesional, aman, dan berkelanjutan.
Penulis: Dedy Hutajulu