Kupang, BONARINEWS – Kontingen Special Olympics Indonesia (SOIna) Sumatera Utara telah mengoleksi empat medali dalam Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Raihan satu emas, dua perak, dan satu perunggu itu berasal dari cabang bocce dan atletik.
Medali emas pertama Sumatera Utara dipersembahkan Mikhael Febrian Hutahaean dari nomor tunggal putra bocce. Ia mengalahkan atlet asal Aceh dengan skor 2–1 dalam pertandingan yang berlangsung hingga babak ketiga.
Mikhael sempat unggul 1–0 pada babak pertama. Namun, lawannya menyamakan kedudukan menjadi 1–1 pada babak kedua. Dalam babak penentuan, Mikhael berhasil mengamankan kemenangan dan membawa pulang emas bagi kontingen Sumatera Utara.
Capaian itu menjadi sorotan karena Sumatera Utara hanya mengirimkan satu atlet untuk cabang bocce. Mikhael, atlet penyandang Down syndrome, mampu memaksimalkan kesempatan bertanding untuk menyumbangkan medali emas bagi daerahnya.
Dari cabang atletik, Gerardus Sarman Manik meraih medali perak pada nomor lari 100 meter putra dan perunggu pada nomor lompat jauh. Sementara itu, Jhon Kristian Alexander Gultom menyumbangkan medali perak dari nomor lari 400 meter.
Tambahan medali dari Gerardus dan Jhon memperkuat perolehan kontingen Sumatera Utara. Hasil tersebut menunjukkan kontribusi atlet dari nomor pertandingan berbeda dalam upaya membawa nama daerah di ajang nasional.
Meski telah mengumpulkan empat medali, perjuangan kontingen SOIna Sumatera Utara belum selesai. Peluang menambah perolehan medali masih terbuka dari sejumlah cabang, termasuk renang, senam, atletik, dan bulutangkis.
Dukungan masyarakat Sumatera Utara diharapkan dapat menyemangati para atlet dalam menghadapi pertandingan selanjutnya. Kontingen masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki perolehan medali hingga hari terakhir PESONAS II 2026.
Penulis: Dedy Hutajulu