TANGERANG, BONARINEWS – Sebanyak 23 peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan 3 Kelompok 1 yang diselenggarakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Utara mengikuti studi lapangan di Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan.
Studi lapangan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran peserta untuk menggali praktik terbaik dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang inovatif, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan di Ballroom Merdeka yang dibuka langsung oleh Wali Kota Tangerang Selatan. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk memperkuat pemahaman mengenai kepemimpinan pelayanan publik dan penyelenggaraan pemerintahan yang responsif.
Dalam kegiatan tersebut, peserta didampingi Widyaiswara BPSDM Provinsi Sumatera Utara, Dr. Ahmad Fauzi Batubara, S.A.P., M.A.P. Pendampingan dilakukan dalam proses pembelajaran, pengamatan, serta penggalian informasi mengenai strategi peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan dipilih sebagai lokus studi untuk melihat secara langsung pengelolaan pelayanan sosial, inovasi pelayanan, penyelesaian permasalahan masyarakat, serta kolaborasi antarinstansi dalam memberikan perlindungan dan pelayanan sosial.
Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan, Heri Slamet, hadir sebagai narasumber dan memaparkan berbagai strategi yang diterapkan dalam penyelenggaraan pelayanan publik di bidang sosial.
Melalui studi lapangan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pembelajaran secara teoritis, tetapi juga mengamati penerapan kepemimpinan, inovasi, pengelolaan sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi, dan kolaborasi dalam meningkatkan kinerja organisasi.
Praktik yang diperoleh selama kegiatan selanjutnya diharapkan dapat menjadi referensi bagi peserta untuk mengembangkan gagasan dan terobosan yang dapat diterapkan di lingkungan kerja masing-masing di Sumatera Utara.
Kegiatan tersebut juga menempatkan peserta PKP bukan hanya sebagai pengawas pelaksanaan tugas, tetapi sebagai aparatur yang dituntut mampu mendorong perubahan dan menghadirkan pelayanan publik yang profesional, adaptif, serta berdampak bagi masyarakat.
Dengan studi lapangan tersebut, peserta PKP Angkatan 3 Kelompok 1 diharapkan dapat membawa pulang pengetahuan dan praktik baik yang relevan untuk diadaptasi sesuai kebutuhan organisasi masing-masing.
Penulis: Tohong Harahap