KARO, BONARINEWS – Kunjungan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ke Kabupaten Karo tidak hanya diwarnai agenda menjenguk korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di RS Efarina Etaham Berastagi. Di tengah kerumunan warga, Gibran juga menerima keluhan mengenai dugaan maraknya peredaran narkoba dan praktik perjudian di Tanah Karo.
Keluhan tersebut disampaikan Fedro Ginting, warga yang dikenal aktif dalam kegiatan antinarkoba dan antijudi di Kabupaten Karo. Ia menyampaikan persoalan itu secara langsung kepada Gibran sebelum Wapres meninggalkan rumah sakit, Jumat, 11 September 2026.
Fedro meminta perhatian pemerintah terhadap kondisi yang menurutnya semakin mengkhawatirkan.
“Pak, Kabupaten Karo darurat narkoba dan judi. Sangat luar biasa narkoba dan judi di Tanah Karo ini,” ujar Fedro kepada Gibran.
Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi turut menyatakan hal serupa. Mendengar laporan tersebut, Gibran tampak memberikan perhatian dan kemudian memastikan kembali informasi yang disampaikan warga.
“Marak?” tanya Gibran.
“Sangat luar biasa narkoba dan judi di Kabupaten Karo. Sudah sangat mengkhawatirkan,” jawab Fedro.
Keluhan tersebut menjadi perhatian tersendiri di tengah kunjungan Gibran ke Karo. Warga berharap persoalan peredaran narkoba dan perjudian mendapat penanganan serius dari aparat serta pemerintah.
Fedro juga menyebut persoalan tersebut sebelumnya telah disampaikan kepada pemerintah daerah. Namun, dalam kesempatan bertemu Wapres, ia kembali menyuarakannya agar persoalan narkoba dan perjudian di Kabupaten Karo mendapat perhatian lebih luas.
Keluhan warga tersebut menjadi gambaran adanya keresahan masyarakat terhadap persoalan sosial yang mereka nilai perlu segera ditangani. Penanganan tidak hanya membutuhkan langkah penegakan hukum, tetapi juga penguatan pencegahan dan keterlibatan masyarakat.
Penulis: Dedy Hutajulu