SIBORONGBORONG, BONARINEWS — Sebuah benda keras berbobot sekitar 8 kilogram ditemukan warga Desa Lobu Siregar, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara. Benda yang diduga fosil itu ditemukan saat penggalian tanah sekitar empat tahun lalu, namun identitas dan usia benda tersebut hingga kini belum diketahui.
Benda tersebut ditemukan warga bernama Hutagaol ketika melakukan penggalian tanah di wilayah Desa Lobu Siregar. Saat menggali, ia menemukan objek keras dengan bentuk dan tekstur yang berbeda dari batu biasa.
Penemuan itu kembali menjadi perhatian warga setelah benda tersebut diperlihatkan dan diperbincangkan di lingkungan setempat.
Secara fisik, benda tersebut memiliki bobot sekitar 8 kilogram. Bentuknya menyerupai struktur keras yang oleh warga diduga berkaitan dengan sisa organisme atau material purba yang telah mengalami proses pembatuan.
Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan secara ilmiah. Belum ada hasil penelitian dari ahli geologi, paleontologi, maupun lembaga terkait yang dapat memastikan apakah benda itu benar-benar fosil, termasuk menentukan jenis dan perkiraan usianya.

Karena itu, warga berharap benda tersebut segera diperiksa oleh pihak yang memiliki kompetensi. Penelitian diperlukan untuk mengetahui komposisi material, proses pembentukannya, serta kemungkinan nilai geologis atau paleontologis dari benda yang ditemukan di kawasan tersebut.
Jika terbukti merupakan fosil, penemuan itu dapat menjadi informasi penting mengenai kondisi geologi dan kehidupan masa lalu di wilayah Tapanuli Utara. Sebaliknya, tanpa pemeriksaan laboratorium atau identifikasi ahli, benda tersebut masih sebatas objek yang diduga fosil.
Warga pun meminta instansi terkait menindaklanjuti temuan tersebut agar misteri benda berbobot 8 kilogram itu dapat terungkap secara ilmiah.
Penulis: Yosep Aprian Simanjuntak