Pegadaian Mengetuk Pintu Langit, Berbagi Makanan di Lima Wilayah

Bagikan Artikel

MEDAN, BONARINEWS — Menjelang siang, sejumlah makanan siap saji berpindah dari tangan Pegadaian kepada masyarakat. Tak ada transaksi gadai atau promosi produk. Kali ini, yang dibawa perusahaan adalah semangat berbagi.

Pegadaian menggelar kegiatan sosial bertajuk Mengetuk Pintu Langit pada 24 dan 31 Juli 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di lima titik, yakni Cabang Pegadaian Helvetia, Simpang Limun, Krakatau, Serbelawan, serta Cabang Pegadaian Syariah Blangpidie.

Makanan siap saji dibagikan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional kantor Pegadaian. Kegiatan ini menjadi salah satu cara perusahaan membangun kedekatan dengan lingkungan sekaligus memperluas makna kehadirannya di tengah masyarakat.

Pimpinan Wilayah I Medan Pegadaian Yohanis Wulang mengatakan perusahaan ingin tumbuh bersama masyarakat. Menurut dia, kepedulian sosial merupakan bagian dari kehadiran Pegadaian di lingkungan tempat perusahaan beroperasi.

“Pegadaian tidak hanya hadir melalui layanan bisnis. Kami juga ingin hadir di tengah masyarakat melalui kepedulian dan semangat berbagi,” ujar Yohanis.

Program Mengetuk Pintu Langit juga menjadi ruang bagi Pegadaian untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat. Perusahaan berharap masyarakat mengenal Pegadaian bukan hanya sebagai penyedia layanan keuangan, tetapi juga sebagai bagian dari lingkungan sosial di sekitarnya.

Kepala Bagian Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Pegadaian Shastry Yulani mengatakan kepedulian tidak selalu harus diwujudkan melalui kegiatan besar. Menurut dia, perhatian dapat dimulai dari langkah sederhana yang manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat.

“Yang kami ingin hadirkan adalah semangat untuk saling berbagi. Hal sederhana yang dilakukan bersama dapat memberikan arti bagi orang lain,” kata Shastry.

Lima titik kegiatan tersebut berada di wilayah kerja Pegadaian di Sumatera Utara dan Aceh. Pelaksanaan melalui kantor-kantor operasional membuat program itu bersentuhan langsung dengan masyarakat yang berada di sekitar lingkungan perusahaan.

Bagi Pegadaian, Mengetuk Pintu Langit bukan semata tentang membagikan makanan. Ada upaya untuk membangun hubungan yang lebih dekat antara perusahaan dan masyarakat.

Dalam perjumpaan sederhana itu, sekat antara penyedia layanan dan nasabah sejenak mencair. Makanan berpindah tangan, percakapan terjalin, dan perusahaan hadir sebagai bagian dari lingkungan tempatnya tumbuh.

Penulis: Dedy Hutajulu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *