JAKARTA, BONARINEWS – Special Olympics Indonesia (SOIna) menggelar Charity Night sebagai upaya menghimpun dukungan bagi atlet penyandang disabilitas intelektual yang akan berlaga pada Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II Tahun 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur, serta Special Olympics World Summer Games 2027 di Santiago, Chile. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas partisipasi masyarakat dan dunia usaha dalam mendukung pembinaan atlet bertalenta khusus.
Ketua Panitia Charity Night, Gatot Prihandono, mengatakan seluruh dana yang terkumpul dari donasi maupun lelang karya seni akan digunakan untuk mendukung pembiayaan atlet dalam mengikuti kedua ajang tersebut.
Acara tersebut menampilkan berbagai pertunjukan seni dan olahraga dari atlet SOIna, seperti dance sport, tari, penampilan biola, hingga lelang lukisan karya atlet dan kain tenun khas Nusa Tenggara Timur. Selain menjadi ajang penggalangan dana, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap penyandang disabilitas intelektual.
Sekretaris Panitia Charity Night, Ine Kharisma, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pengumpulan dana, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk membangun kesadaran publik mengenai pentingnya inklusi dan kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas intelektual.
Menurutnya, PESONAS II akan diikuti sekitar 1.368 peserta dari 23 provinsi dan mempertandingkan tujuh cabang olahraga, yakni atletik, bocce, sepak bola, renang, bulu tangkis, tenis meja, dan senam ritmik. Atlet-atlet terbaik nantinya diproyeksikan memperkuat kontingen Indonesia pada Special Olympics World Summer Games 2027 di Santiago, Chile.
SOIna berharap Charity Night mampu menarik dukungan lebih luas dari berbagai kalangan, termasuk dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Dukungan tersebut dinilai penting untuk memastikan para atlet memperoleh kesempatan berlatih dan berkompetisi secara optimal di tingkat nasional maupun internasional.
Penulis: Dedy Hu