MEDAN, BONARINEWS — Kepala Sekolah SLB Negeri Pembina Medan, Mardi Panjaitan, menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada seluruh murid yang mengikuti ujian sekolah tahun ajaran 2026.
Sebanyak 30 murid mengikuti ujian yang terdiri dari 7 murid SDLB-B kategori tunarungu, 20 murid kelas C kategori tunagrahita, serta 3 murid autis.
Dalam keterangannya, Senin (18/5/2026), Mardi Panjaitan menyampaikan bahwa pelaksanaan ujian bukan hanya menjadi penilaian akademik semata, tetapi juga bagian dari proses untuk melihat perkembangan kemampuan, kemandirian, dan potensi setiap peserta didik.
“Kami bangga kepada seluruh anak-anak yang telah berjuang dan mengikuti ujian dengan semangat. Setiap anak memiliki kemampuan dan keistimewaan masing-masing. Semoga seluruh peserta didik memperoleh hasil terbaik dan terus berkembang menjadi pribadi yang mandiri serta percaya diri,” ujar Mardi Panjaitan.
Pelaksanaan ujian berlangsung tertib dan aman dengan pendampingan guru yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing peserta didik.
Pihak sekolah juga mengapresiasi dukungan para orang tua dan tenaga pendidik yang terus memberikan semangat kepada para murid selama mengikuti proses ujian hingga selesai.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen SLB Negeri Pembina Medan dalam menghadirkan pendidikan inklusif yang mendukung tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus agar lebih mandiri dan percaya diri dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis: Raisya Azwina Meidy