Medan, BONARINEWS.com – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan, Robi Barus, mengapresiasi kinerja Polrestabes Medan dalam mengungkap ratusan kasus kriminal dalam waktu singkat. Apresiasi itu disampaikan menyusul konferensi pers yang digelar pada Senin, 4 Mei 2026.
Dalam pemaparannya, kepolisian mencatat sebanyak 250 kasus berhasil diungkap dengan total 290 tersangka yang diamankan. Dari jumlah tersebut, kasus peredaran narkoba menjadi yang paling dominan, yakni 119 kasus dengan 147 tersangka.
Barang bukti yang disita pun tergolong besar, meliputi 2,3 kilogram sabu, 104,52 gram ganja, 24.570 butir ekstasi, serta 1.790 cartridge liquid vape yang mengandung narkotika. Selain narkoba, aparat juga mengungkap kasus kejahatan jalanan, pencurian kendaraan bermotor, perjudian, hingga premanisme.
Menanggapi hal itu, Robi Barus menekankan pentingnya langkah berkelanjutan dalam memberantas peredaran narkoba di Kota Medan. Ia mendorong seluruh pihak untuk memperkuat sinergi agar peredaran barang terlarang tersebut dapat ditekan secara maksimal.
Menurutnya, upaya pemberantasan tidak cukup hanya melalui penindakan, tetapi juga harus diimbangi dengan pencegahan dan edukasi kepada masyarakat. Ia menilai ancaman narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga berdampak luas terhadap masa depan generasi muda serta stabilitas sosial ekonomi.
Robi juga mengajak kalangan muda untuk terlibat aktif dalam kampanye antinarkoba. Ia berharap generasi muda tidak hanya menjauhi narkoba, tetapi juga menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Sementara itu, Kapolrestabes Medan, Jean Calvijn Simanjuntak, menegaskan komitmen pihaknya dalam menjaga keamanan wilayah. Ia menyatakan tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan, baik itu kejahatan jalanan, perjudian, premanisme, maupun peredaran narkoba.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku kejahatan. Dalam sejumlah kasus menonjol, aparat bahkan melakukan tindakan penembakan terhadap 19 tersangka yang terlibat dalam 13 kasus karena melakukan perlawanan saat penangkapan.
Jean Calvijn menegaskan bahwa penindakan ini merupakan bagian dari upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat Kota Medan. Ia memastikan pemberantasan kejahatan, khususnya narkoba dan kejahatan jalanan, akan terus menjadi prioritas utama kepolisian.
Penulis: Dedy Hu