Jakarta, Bonarinews.com — Libur panjang Idul Fitri dan Nyepi tinggal hitungan hari! Tapi tenang, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, memastikan seluruh rumah sakit vertikal Kemenkes tetap buka 24 jam untuk menangani darurat medis. Jadi, Anda tetap aman jika terjadi kecelakaan, serangan jantung, stroke, atau kondisi kritis lainnya.
“Seluruh rumah sakit vertikal Kemenkes, hampir 40 rumah sakit, akan melayani semua tindakan emergensi selama libur panjang ini,” tegas Budi saat meninjau kesiapan di RS Kanker Dharmais, Jakarta.
Layanan Darurat yang Siap 24 Jam
Masyarakat bisa mengandalkan layanan penting seperti:
- Instalasi Gawat Darurat (IGD) siap siaga
- CT Scan untuk pasien stroke
- Operasi perdarahan akibat kecelakaan
Selain itu, tenaga medis dan fasilitas penunjang siap penuh menangani kasus darurat.
Ribuan Fasilitas Kesehatan Siap Hadapi Lonjakan Pasien
Kemenkes menyiapkan:
- 3.292 rumah sakit
- 10.300 puskesmas
- 2.700 Pos Pelayanan Kesehatan di 31 provinsi
- 119.372 Public Safety Center (PSC)
- 51 Balai Kekarantinaan Kesehatan
Langkah ini juga bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar pelayanan publik tetap maksimal meski sebagian staf menjalani Work From Anywhere (WFA).
Masyarakat Bisa Laporkan Masalah
Masyarakat diminta aktif mengawasi kualitas layanan melalui:
- Portal SP4N-LAPOR!
- Survei kepuasan pasien berbasis barcode di setiap fasilitas
“Masukan masyarakat akan membantu evaluasi pelayanan tenaga kesehatan,” kata Rini Widyantini, Menteri PANRB.
Tenaga Kesehatan Tetap Berdedikasi
Kemenkes mengapresiasi dedikasi para tenaga medis yang tetap melayani. Sistem pendaftaran online di RS Dharmais juga akan dikembangkan di rumah sakit lain untuk kenyamanan pasien. (Redaksi)