Ribuan Pedagang Babi Geruduk Balai Kota! Warga Medan Minta Rico Waas Cabut SE Non-Halal yang Dinilai Diskriminatif

Bagikan Artikel

Medan, BonariNews.com — Ribuan pedagang dan konsumen daging babi di Kota Medan turun ke jalan menolak Surat Edaran Wali Kota terkait penataan lokasi penjualan daging non-halal. Aksi besar-besaran ini berlangsung di depan kantor Pemerintah Kota Medan dan menuntut Rico Waas mencabut aturan yang mereka nilai mematikan mata pencaharian.

Massa menyebut, usaha mereka sudah berlangsung turun-temurun tanpa masalah. Mereka menilai penataan lokasi penjualan semestinya berlaku untuk seluruh pedagang, bukan hanya komoditas tertentu.

Suasana demonstrasi memanas ketika Wali Kota belum juga hadir menemui massa. Namun situasi berhasil ditenangkan setelah tokoh masyarakat dari Horas Bangso Batak meminta peserta aksi menjaga ketertiban dan menghormati warga yang sedang berpuasa.

Setelah berlangsung kurang lebih tiga jam, Wali Kota Medan bersama Wakil Wali Kota akhirnya menerima perwakilan demonstran. Pemerintah menegaskan bahwa SE tersebut bukan bentuk pelarangan, melainkan upaya penataan agar tidak menimbulkan gangguan kesehatan, lingkungan, dan kenyamanan di sekitar fasilitas umum, rumah ibadah, serta sekolah.

Pemkot Medan pun memastikan akan memperbaiki redaksi surat edaran agar tidak menimbulkan kesan diskriminatif serta menjamin bahwa pedagang daging non-halal tetap dapat berjualan seperti biasa. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *