Toba, BONARINEWS.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Toba resmi menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Toba Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna yang digelar Kamis (30/4/2026).
Rekomendasi tersebut menjadi sorotan penting karena memuat berbagai catatan kritis, mulai dari penguatan budaya gotong royong, penegakan disiplin aparatur desa, hingga peningkatan pengawasan di berbagai sektor pelayanan publik.
Dalam dokumen rekomendasi, DPRD menekankan perlunya pengawasan ketat terhadap pengelolaan parkir serta pengetatan syarat administrasi dan legalitas dalam penyaluran dana hibah kepada organisasi kemasyarakatan. Selain itu, penguatan infrastruktur digital juga menjadi perhatian, termasuk dorongan pembangunan BTS dan pemanfaatan teknologi seperti Starlink untuk mengatasi wilayah blankspot.
Tak hanya itu, DPRD juga mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia di desa, khususnya melalui pelatihan bagi petugas perpustakaan serta penguatan manajemen pustaka. Camat juga diminta lebih aktif menjalin koordinasi dengan kepala desa guna memastikan pengelolaan dana desa berjalan transparan dan akuntabel.
Di sektor pembangunan, DPRD menyoroti pentingnya perencanaan yang lebih matang dan pengawasan yang terarah. Pengembangan teknologi informasi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pengelolaan sampah berbasis masyarakat, serta pembangunan mal pelayanan publik turut menjadi agenda prioritas.
Sektor sosial dan kesehatan pun tak luput dari perhatian. DPRD meminta agar dinas terkait segera mengaktifkan kembali kepesertaan BPJS bagi warga, terutama yang menderita penyakit kronis.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan yang diberikan DPRD. Ia menegaskan bahwa seluruh rekomendasi tersebut akan menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi dalam meningkatkan kinerja pemerintahan ke depan.
“Rekomendasi ini menjadi masukan penting bagi kami dalam memperbaiki pelaksanaan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat menuju visi Toba Mantap 2029,” ujarnya.
Audi Murphy juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pembahasan LKPj terdapat hal-hal yang kurang berkenan, sembari berharap kemitraan antara pemerintah daerah dan DPRD tetap terjaga dengan baik.
Dengan berbagai catatan strategis tersebut, DPRD berharap Pemkab Toba mampu melakukan pembenahan menyeluruh guna meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Penulis: Dedy Hu