Disdik Sumut Buka LKS SMK 2026 dan Seleksi FLS3N Jenjang SLB, Dorong SDM Unggul dan Inklusif

Bagikan Artikel

Medan, BONARINEWS.com— Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara menggelar pembukaan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK tingkat provinsi sekaligus seleksi Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang SLB tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia.

Kegiatan pembukaan LKS SMK berlangsung di Le Polonia Hotel, Senin, 27 April 2026, dipimpin Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Alexander Sinulingga.

Dalam sambutannya, Alexander menegaskan, pendidikan kejuruan memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda yang siap kerja, mandiri, dan mampu bersaing di tingkat global. LKS, menurut dia, tidak sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana mengasah keterampilan dan mentalitas peserta didik.

Ia menyebut penguatan SMK menjadi bagian dari strategi pembangunan daerah yang selaras dengan visi Gubernur Sumatera Utara dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Salah satu fokusnya adalah memastikan kesesuaian antara pendidikan dan kebutuhan industri.

“Dunia pendidikan harus terhubung dengan dunia usaha dan industri. LKS menjadi panggung bagi siswa untuk menunjukkan kompetensi sekaligus kesiapan menghadapi dunia kerja,” ujarnya.

Selain LKS SMK, Disdik Sumut juga menggelar seleksi FLS3N jenjang SLB tingkat provinsi yang berlangsung pada 5–7 Mei 2026 di sejumlah lokasi di Kota Medan.

Ketua panitia, Fauzi Hardiansyah menjelaskan, kegiatan ini bertujuan memberikan ruang ekspresi bagi peserta didik berkebutuhan khusus untuk mengembangkan kreativitas di bidang seni dan budaya.

FLS3N tahun ini diikuti 168 peserta dari sekolah luar biasa (SLB) negeri dan swasta se-Sumatera Utara, dengan jumlah pendamping yang sama. Terdapat delapan kategori lomba, antara lain menari, melukis, mewarnai, menyanyi solo, pantomim, fashion show, hingga musabaqah tilawatil Quran.

Pelaksanaan lomba tersebar di beberapa lokasi, termasuk Madani Hotel, Grand Kanaya Hotel, dan Grand Mercure Medan.

Fauzi menambahkan, para pemenang akan mendapatkan sertifikat, trofi, dan uang pembinaan, sekaligus dipersiapkan untuk mewakili Sumatera Utara di tingkat nasional.

Melalui dua ajang ini, pemerintah provinsi berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga berkarakter dan inklusif.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membangun pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan zaman serta memberikan ruang yang setara bagi seluruh peserta didik, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus.

Penulis: Lindung Silaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *