Bobby Nasution Dorong Proyek Raksasa PSEL Medan Raya, Sampah Diubah Jadi Listrik 15 MW Segera Groundbreaking

Bagikan Artikel

Medan, BONARINEWS – Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mendorong percepatan pembangunan proyek strategis Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) Medan Raya yang digadang-gadang menjadi solusi besar dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus menghasilkan energi listrik ramah lingkungan.

Setelah sebelumnya dilakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Danantara, proyek pengolahan sampah menjadi energi tersebut kini bersiap memasuki tahap lelang pada Mei 2026 dan ditargetkan segera melakukan groundbreaking pada tahun yang sama.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sumatera Utara, Heri Wahyudi Marpaung, menyampaikan bahwa proyek ini akan dibangun di kawasan Kelurahan Terjun, Kota Medan, sebagai pusat pengolahan sampah regional Medan Raya.

Fasilitas PSEL ini dirancang mampu mengolah sekitar 1.200 hingga 1.700 ton sampah per hari. Dari total tersebut, 1.200 ton berasal dari Kota Medan dan sekitar 500 ton dari Kabupaten Deliserdang. Seluruh jenis sampah akan diproses, baik organik maupun anorganik, untuk diubah menjadi energi listrik.

Menurut Heri, Bupati Deliserdang dan Wali Kota Medan telah menyatakan kesiapan dalam menyediakan pasokan sampah sesuai kebutuhan operasional fasilitas tersebut. Proyek ini disebut sebagai langkah kolaboratif lintas daerah dalam mengatasi krisis sampah yang semakin meningkat.

Selain pengolahan sampah, PSEL Medan Raya juga diproyeksikan menghasilkan listrik hingga 15 megawatt yang nantinya akan disalurkan ke sistem kelistrikan nasional melalui PLN.

Untuk mendukung pembangunan, lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun akan diperluas dari lima hektare menjadi sembilan hektare agar memenuhi standar infrastruktur PSEL. Pemerintah daerah juga telah menyiapkan berbagai sarana pendukung, termasuk kebutuhan pasokan air mencapai 1.000 meter kubik per hari yang akan disuplai oleh PDAM Tirtanadi.

Heri menegaskan bahwa seluruh aspek dari hulu hingga hilir, termasuk armada pengangkut sampah dan sistem pengelolaan, telah dipersiapkan secara matang oleh pemerintah daerah bersama pihak terkait.

Proyek PSEL Medan Raya ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi penanganan sampah, tetapi juga menjadi model pengelolaan energi terbarukan berbasis limbah di Indonesia.

Penulis: Dedy Hu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *