11 Atlet Disabilitas Intelektual Sumut Bersiap Berlaga di PESONAS II

Bagikan Artikel

MEDAN, BONARINEWS — Sebanyak 11 atlet disabilitas intelektual dari Sumatera Utara akan berlaga dalam Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II di Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada 14-18 Oktober 2026. Dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara diharapkan memperkuat semangat para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaik dalam kompetisi tersebut.

Dukungan itu disampaikan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution melalui perwakilannya saat menerima audiensi pengurus Special Olympics Indonesia (SOIna) Sumatera Utara bersama kontingen PESONAS II di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Kamis (8/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Pemprov Sumut menyatakan dukungan terhadap kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas intelektual untuk mengembangkan potensi melalui olahraga. Para atlet diharapkan dapat bertanding dengan optimal sekaligus membawa nama Sumatera Utara di tingkat nasional.

Ketua SOIna Sumatera Utara August Sinaga mengatakan, kontingen Sumut memiliki pengalaman mengikuti kompetisi internasional. Pada Special Olympics World Summer Games 2023 di Berlin, Jerman, atlet Sumut menyumbangkan satu medali perak dan satu medali perunggu dari cabang senam ritmik.

Selain capaian atlet, seorang pelatih asal Sumatera Utara yang membina atlet bulu tangkis juga turut berkontribusi terhadap raihan empat medali emas kontingen Indonesia dalam ajang tersebut.

Pengalaman itu menjadi bekal bagi SOIna Sumut untuk melanjutkan pembinaan atlet. August berharap penampilan di PESONAS II dapat menghasilkan prestasi sekaligus membuka peluang bagi atlet Sumut untuk mengikuti Special Olympics World Summer Games 2027 di Santiago, Cile.

Dalam audiensi itu, sejumlah atlet turut memperkenalkan diri dan menyampaikan kesiapan menghadapi pertandingan. Jhon akan mengikuti cabang atletik, Abbas dan Zidan berlaga di cabang renang, sedangkan Mika mengikuti cabang bocce.

Mereka menyatakan siap berjuang untuk meraih hasil terbaik dan membanggakan keluarga serta masyarakat Sumatera Utara.

Keikutsertaan para atlet tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas kesempatan bagi penyandang disabilitas intelektual untuk berpartisipasi dalam olahraga kompetitif. Dukungan keluarga, pelatih, organisasi, dan pemerintah menjadi unsur penting dalam mendukung proses pembinaan mereka.

Audiensi dihadiri Staf Ahli Gubernur Sumatera Utara Bidang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, dan Pemberdayaan Masyarakat Alfi Syahreza, Kepala Dinas Sosial Sumatera Utara Ady Putra, serta perwakilan Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Sumatera Utara.

Pertemuan ditutup dengan penyerahan kaus kontingen Sumatera Utara dan foto bersama pengurus, atlet, serta orang tua. Kontingen selanjutnya bersiap mengikuti PESONAS II di Kupang.

Penulis: Dedy Hutajulu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *