Dairi, BONARINEWS — Aksi kebersamaan warga kembali mencuri perhatian di wilayah Pegagan Hilir saat ratusan masyarakat turun tangan memperbaiki akses jalan rusak melalui program Jalan Tanpa Genangan Air (Jatagena) di Desa Simanduma, Rabu (20/5/2026).
Sejak pagi, suasana penuh semangat terlihat ketika warga bersama perangkat desa, pemerintah kecamatan, serta tokoh masyarakat bahu-membahu menimbun jalan berlubang menggunakan material sirtu, membersihkan parit, hingga merapikan badan jalan agar kembali layak dilalui. Total 118 peserta terlibat dalam aksi tersebut, menjadikannya salah satu kegiatan gotong royong terbesar di wilayah itu dalam beberapa waktu terakhir.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Dairi, Vickner Sinaga, yang menekankan pentingnya budaya gotong royong sebagai kekuatan utama pembangunan desa dan perbaikan infrastruktur berbasis partisipasi masyarakat. Momentum ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118, sehingga semakin menambah makna kebersamaan warga.
Camat Pegagan Hilir, Tetap Lingga, menyampaikan bahwa program Jatagena tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik jalan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan dan akses transportasi desa.
Ia menegaskan bahwa kekompakan warga menjadi kunci utama agar infrastruktur yang diperbaiki dapat terus terjaga dan memberikan manfaat jangka panjang bagi aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.
Usai kegiatan di Simanduma, program gotong royong ini dijadwalkan berlanjut pada Kamis (21/5/2026) di Desa Simartugan dengan fokus lanjutan perbaikan ruas jalan penghubung Simanduma–Simartugan.
Penulis: Lindung Silaban
Editor: Dedy Hu