Produksi tembus lebih dari 2 ton, Pemkab dorong BUMDes jadi role model ketahanan pangan desa.
TAPANULI UTARA, BONARINEWS – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara memberikan apresiasi atas keberhasilan pengembangan ketahanan pangan berbasis desa melalui panen raya ikan nila di Keramba Jaring Apung (KJA) BUMDes Saurdot, Desa Hutalontung, Kecamatan Muara, Rabu (20/05/2026).
Kegiatan panen raya tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara Deni Parlindungan Lumbantoruan yang menilai pengelolaan BUMDes sudah berjalan secara profesional dan berorientasi pada pengembangan usaha produktif.
Menurutnya, keberhasilan BUMDes Saurdot menjadi bukti nyata bahwa potensi Danau Toba dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan ekonomi masyarakat desa.
“Saya mengapresiasi tata kelola BUMDes ini. Anggarannya benar-benar menyentuh aspek produktif. BUMDes Saurdot ini harus menjadi contoh dan role model bagi BUMDes lainnya,” ujarnya.
Wakil Bupati juga meminta Dinas Ketahanan Pangan untuk membantu menekan biaya produksi melalui penyediaan bibit dan pengembangan pakan alternatif yang lebih terjangkau. Selain itu, ia mendorong pengelola BUMDes untuk memanfaatkan akses permodalan Bank Sumut guna memperluas usaha.
Pj Kepala Desa Hutalontung, Martani Rajagukguk, menjelaskan bahwa BUMDes Saurdot memiliki dua unit usaha utama, yaitu sektor pariwisata melalui homestay dan sektor ketahanan pangan berbasis perikanan.
Karena wilayah desa tidak memiliki lahan sawah, pengembangan budidaya ikan di keramba jaring apung menjadi solusi utama dalam meningkatkan ekonomi masyarakat.
Direktur BUMDes Saurdot, Josben Rajagukguk, menyampaikan bahwa usaha tersebut didanai dari penyertaan Dana Desa tahun 2025 sebesar Rp259 juta yang digunakan untuk pembelian keramba, bibit, dan pakan ikan.
Hasil panen tahap awal mencapai lebih dari 2 ton ikan nila dari dua gelombang panen, yaitu 1.542 kilogram dan 795 kilogram, dengan dua keramba lainnya masih dalam proses pemeliharaan.
Keberhasilan ini tidak hanya meningkatkan pendapatan BUMDes, tetapi juga membuka lapangan kerja baru serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah sekitar Danau Toba.
Penulis: Dedy Hu