Bandung, BONARINEWS — Upaya memperkuat ekosistem inovasi nasional kembali bergerak dari kampus teknik tertua di Indonesia. Institut Teknologi Bandung (ITB) resmi menjalin kerja sama dengan PT Insan Bisnis dan Industri Manufaktur (IBIMA Indonesia) untuk pengembangan teknologi industri berkelanjutan melalui kolaborasi riset, pendidikan, dan pengabdian masyarakat.
Penandatanganan Nota Kesepahaman berlangsung di lingkungan Rektorat ITB dan dihadiri langsung oleh Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi ITB, serta jajaran pimpinan IBIMA Indonesia. Kesepakatan ini menjadi langkah strategis untuk mempertemukan kekuatan akademik dengan kebutuhan riil industri manufaktur.
Kerja sama ini mencakup berbagai bidang, mulai dari penelitian bersama, studi kelayakan, kajian teknis dan strategis, hingga pendampingan tenaga ahli. Pola kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempercepat lahirnya solusi teknologi yang relevan dengan tantangan industri modern, terutama dalam konteks keberlanjutan.
Di tengah perubahan industri global yang semakin menuntut efisiensi dan ramah lingkungan, kolaborasi kampus dan industri dipandang menjadi kunci penting. ITB menempatkan kemitraan ini sebagai bagian dari strategi memperluas dampak riset agar tidak berhenti di laboratorium, tetapi masuk ke ruang produksi dan kebijakan industri.
Pihak IBIMA Indonesia menilai kerja sama ini akan membuka akses lebih luas terhadap hasil riset akademik yang dapat diadaptasi menjadi inovasi industri. Sebaliknya, ITB memperoleh ruang uji nyata untuk mengembangkan teknologi yang lebih aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Kolaborasi ini juga memperkuat tren hubungan kampus–industri yang semakin intens di Indonesia, terutama dalam bidang teknologi manufaktur, energi, dan sistem produksi berkelanjutan. Model kerja sama seperti ini diharapkan dapat mempercepat transfer pengetahuan dan peningkatan daya saing nasional.
Ke depan, hasil dari kemitraan ini ditargetkan tidak hanya menghasilkan riset bersama, tetapi juga produk teknologi dan rekomendasi kebijakan yang mendukung transformasi industri hijau dan berkelanjutan di Indonesia.
Penulis: Dedy Hu