Petani Mengadu Jalan Rusak dan Banjir, Bupati Deli Serdang Langsung Turun ke Sawah Percut Sei Tuan

Bagikan Artikel

Deli Serdang, BONARINEWS – Aspirasi petani di Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang benar-benar tak dibiarkan mengendap. Keluhan soal jalan rusak, irigasi tersumbat, hingga sawah yang kerap kebanjiran langsung direspons cepat oleh Bupati Deli Serdang dr H Asri Ludin Tambunan bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo SS yang turun langsung ke lapangan, Rabu (13/5/2026).

Momen itu terjadi di tengah aktivitas tanam padi menggunakan mesin rice transplanter bersama para petani muda Brigade Pangan Tani Muda Lestari. Di sela kegiatan, dialog terbuka pun terjadi tanpa jarak antara pemimpin daerah dan petani yang selama ini bergulat dengan persoalan klasik infrastruktur pertanian.

Para petani menyampaikan bahwa kondisi jalan yang rusak dan sistem drainase yang belum optimal sangat mempengaruhi hasil panen. Tidak hanya itu, banjir yang datang saat musim hujan membuat produktivitas lahan seluas ratusan hektare terganggu.

Salah satu petani, Masumarta br Sembiring, bahkan menyatakan kesiapan warga untuk mendukung pembangunan, termasuk merelakan sebagian lahan demi pelebaran jalan dan perbaikan saluran air.

Sementara itu, petani lainnya, Mastina beru Barus, menegaskan bahwa sebagian besar lahan masih mengandalkan hujan dengan pola tanam dua kali setahun. Mereka meyakini, jika irigasi dan sungai dinormalisasi, hasil pertanian bisa meningkat signifikan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Deli Serdang langsung memerintahkan dinas terkait untuk turun ke lokasi melakukan kajian teknis dan mempercepat perbaikan infrastruktur pertanian. Ia menegaskan bahwa kesejahteraan petani sangat bergantung pada kelancaran sistem irigasi dan akses jalan produksi.

Pemerintah daerah juga menyiapkan bantuan alat dan mesin pertanian modern yang bisa dipinjam gratis oleh petani melalui UPT pertanian. Petani hanya menanggung biaya operasional bahan bakar, sementara perawatan ditanggung pemerintah.

Kunjungan kemudian berlanjut ke Desa Kolam, di mana Bupati dan Wakil Bupati meninjau peternakan rakyat Al Barokah dan berdialog dengan peternak lembu. Pemerintah daerah juga menyiapkan dukungan berupa vaksin, vitamin, hingga bantuan bibit ternak bagi kelompok peternak yang terorganisir.

Selain itu, Rumah Potong Hewan yang sedang dibangun di Tanjung Morawa nantinya akan menjadi jalur pemasaran utama bagi hasil ternak masyarakat sekitar, sehingga peternak tidak lagi kesulitan menjual hasil usaha mereka.

Kehadiran langsung pimpinan daerah ini menjadi sinyal kuat bahwa persoalan petani dan peternak kini menjadi prioritas utama pembangunan di Deli Serdang.

Penulis: Dedy Hu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *