Lapas Gunungtua Mulai Tinggalkan Uang Tunai, Warga Binaan Kini Pakai Kartu Brizzi

Bagikan Artikel

Gunungtua, BONARINEWS.com – Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Gunungtua mulai menerapkan sistem transaksi non-tunai bagi warga binaan. Bersama Bank BRI KCP Gunungtua, pihak lapas menggelar sosialisasi penggunaan kartu Brizzi kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Kamis (7/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Lapas Gunungtua itu merupakan bagian dari dukungan terhadap program Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mengurangi peredaran uang tunai di lingkungan lapas.

Kepala Lapas Gunungtua, Japaruddin Ritonga, mengatakan penerapan kartu Brizzi menjadi langkah penting dalam mendukung sistem layanan pemasyarakatan yang lebih modern, aman, dan transparan.

Menurutnya, penggunaan kartu elektronik tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem transaksi yang lebih tertib dan terkontrol, sekaligus menekan potensi penyalahgunaan uang tunai di dalam lapas.

“Melalui penggunaan Brizzi, kami ingin memastikan seluruh transaksi di Lapas berjalan lebih aman, tertib, dan terkontrol. Ini juga menjadi bentuk inovasi layanan pemasyarakatan yang sejalan dengan perkembangan teknologi,” ujar Japaruddin.

Dalam sosialisasi tersebut, warga binaan diberikan penjelasan teknis terkait cara penggunaan kartu Brizzi, mulai dari proses pengisian saldo hingga tata cara transaksi untuk kebutuhan sehari-hari di kantin lapas.

Para pejabat struktural Lapas Gunungtua juga turut mendampingi kegiatan dan memberikan penjelasan secara langsung agar warga binaan lebih mudah memahami sistem pembayaran non-tunai tersebut.

Penerapan sistem cashless ini mendapat respons positif dari warga binaan. Mereka tampak antusias mengikuti sosialisasi dan menyambut baik langkah modernisasi layanan yang dilakukan pihak lapas.

Lapas Gunungtua menegaskan akan terus melakukan pendampingan dan evaluasi agar implementasi kartu Brizzi dapat berjalan efektif serta memberikan manfaat nyata bagi warga binaan maupun pengelolaan layanan pemasyarakatan secara keseluruhan.

Penulis: Tohong Harahap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *