DAIRI, BONARINEWS.com – Gerakan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) DPC Kabupaten Dairi menjalin kolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara untuk menggelar seminar guru serta pembinaan karakter generasi muda di era digital. Program ini digagas sebagai respons atas meningkatnya persoalan moral di kalangan remaja.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi, Jaspin Sihombing, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan tersebut saat menerima audiensi pengurus GAMKI di ruang kerjanya.
Kegiatan itu mengusung tema “Membangun Integritas Iman di Tengah Arus Teknologi Kemajuan Zaman” dan ditujukan bagi pelajar tingkat SD, SMP, SMA, hingga SMK.
Ketua GAMKI Dairi, Januar Pasaribu, mengatakan seminar ini bertujuan membekali generasi muda agar mampu menghadapi dampak negatif perkembangan teknologi dan media sosial.
“Kami ingin membekali siswa dan pemuda dengan ketahanan mental dari dalam serta literasi teknologi yang sehat. Penguatan nilai moral agama menjadi fondasi utama agar mereka tidak hanyut dalam arus negatif perkembangan zaman,” ujar Januar.
Menurut GAMKI, sejumlah persoalan yang kini banyak ditemukan di kalangan remaja antara lain kecanduan game online, judi daring, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, hingga tingginya angka putus sekolah dan pernikahan dini.
Untuk memperkuat materi pembinaan, GAMKI menggandeng sejumlah komunitas dan organisasi lintas daerah, di antaranya Mission Trip Kalbar, My Home Dairi, Pasukan Doa Dairi, Rock Ministry Mahanaim Bekasi, dan City of Worshiper (COW) Sumut.
Sinergi dengan pemerintah daerah diharapkan memperluas jangkauan kegiatan kepada pelajar di seluruh wilayah Dairi dan Sumatera Utara.
Melalui seminar tersebut, peserta diharapkan mampu menyaring informasi di media sosial serta memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar dan produktivitas, bukan pintu menuju perilaku negatif.
Penulis: Lindung Silaban