Terobosan BRIN! Sistem Baru Ini Bisa Selamatkan Gigi Permanen Anak dan Dewasa Muda

Bagikan Artikel

Yogyakarta, Bonarinews.com — Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil mengembangkan sistem penghantar kalsium hidroksida (Ca(OH)₂) stabil yang diklaim mampu meningkatkan regenerasi gigi permanen, terutama bagi anak-anak dan dewasa muda yang rentan terkena karies.

Dosen Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia, Bidhari Pidhatika, menjelaskan bahwa gigi permanen yang baru erupsi masih memiliki akar terbuka, sehingga kesehatan pulpa sangat penting untuk menutup apikal gigi secara optimal. “Perawatan yang mempertahankan vitalitas pulpa sangat penting untuk mendukung regenerasi jaringan dan penutupan apikal,” ujarnya.

Melalui penelitian berjudul Gelatin/Chitosan Delivery System Improves Stability and Regenerative Potential of Ca(OH)₂ in an Open Dental Pulp Model, tim BRIN mengombinasikan Ca(OH)₂ dengan matriks gelatin-kitosan dan TEOS (tetraethyl orthosilicate). Hasilnya, stabilitas kimia meningkat, pelepasan ion kalsium lebih terkontrol, dan potensi regeneratifnya jauh lebih optimal dibanding Ca(OH)₂ konvensional.

Dalam uji praklinis, komposit ini terbukti mendukung regenerasi pulpa gigi dengan mendorong diferensiasi sel punca menjadi sel mirip odontoblas, yang berperan membentuk jaringan keras. Material juga menunjukkan struktur lebih stabil dan amorf, sehingga lebih efisien dan tahan lama untuk aplikasi klinis.

Bidhari menegaskan, meski hasil awal menjanjikan, penelitian masih membutuhkan kajian lanjutan untuk mengevaluasi efektivitas jangka panjang, vitalitas gigi, serta sifat antimikrobanya.

Kolaborasi penelitian ini melibatkan Endytiastuti, Retno Ardhani, Yogi A. Swasono, Reza P. Rudianto, Juni Handajani, Ghadah A. Al-qatta, Iwa S.R. Sudarso, dan Fauzi Mh Busra. Temuan ini membuka peluang inovasi perawatan gigi permanen yang lebih aman, efektif, dan modern untuk generasi muda Indonesia. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *