Wabup Toba Soroti Ancaman Ekonomi di Musrenbang Balige: “Kita Harus Siap Hadapi 2027!

Bagikan Artikel

Toba, Bonarinews.com – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 di Kecamatan Balige berlangsung penuh perhatian pada Kamis, 26 Februari 2026. Acara yang digelar di Aula HKBP Tampubolon itu dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus, yang menegaskan pentingnya perencanaan matang menghadapi tantangan ekonomi beberapa tahun ke depan.

Kecamatan Balige mencatat 100 usulan pembangunan—75 usulan fisik dan 25 nonfisik—hasil dari Musrenbang desa dan kelurahan. Acara dibuka oleh Camat Balige Partogi Tambunan, yang mengingatkan para kepala desa agar tidak menganggap Musrenbang sebagai rutinitas, tetapi sebagai ruang strategis untuk menyampaikan kebutuhan nyata masyarakat.

Ia juga menyinggung penunjukan Kecamatan Balige sebagai kecamatan binaan kategori IVA Test pada 2026. Ia mendorong perempuan untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan gratis dari Pemerintah Kabupaten Toba sebagai langkah pencegahan kanker serviks.

Ketua DPRD Toba Franshendrik Tambunan mengatakan, Musrenbang adalah jalur resmi masyarakat menyampaikan aspirasi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat agar pembangunan benar-benar tepat sasaran.

Dalam arahannya, Wakil Bupati menyebut Musrenbang Balige merupakan yang ketiga digelar tahun ini. Ia menegaskan forum ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi momen strategis menyusun prioritas 2027 sekaligus arah pembangunan lima tahun ke depan.

Ia juga menyoroti sejumlah tantangan besar, salah satunya dampak ekonomi setelah berhentinya operasional PT TPL, yang memengaruhi daya beli dan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Perubahan kebijakan pembiayaan BPJS Kesehatan juga menjadi isu yang perlu diantisipasi dalam perencanaan daerah.

Di sektor pertanian, ia menekankan perlunya peningkatan produktivitas dan indeks pertanaman demi meningkatkan kesejahteraan petani. Sementara dalam pengelolaan lingkungan, ia kembali meminta agar pengurangan sampah ke TPA dipercepat lewat pemilahan dan penguatan bank sampah.

Saat ini Kabupaten Toba memiliki dua bank sampah induk dan sembilan bank sampah unit. Ke depan, setiap OPD, kecamatan, desa, sekolah, dan rumah ibadah didorong membentuk bank sampah unit agar kesadaran pengelolaan sampah meningkat sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

Musrenbang ini diharapkan mampu melahirkan perencanaan pembangunan yang adaptif, matang, dan menjawab tantangan ekonomi yang sedang menghampiri, sekaligus mendorong pemerataan kesejahteraan di Kecamatan Kecamatan Balige dan seluruh Kabupaten Toba. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *