Tapanuli Utara, BonariNews.com — Komitmen pengembangan sektor wisata di Kecamatan Muara kembali ditegaskan oleh Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan Muara yang berlangsung di Gereja HKBP Untemungkur. Pemerintah kabupaten menargetkan kawasan ini tumbuh menjadi salah satu destinasi unggulan baru di kawasan Danau Toba.
Dalam forum tersebut, Bupati mendorong percepatan penetapan dan perencanaan Kawasan Wisata Sibandang sebagai pusat pengembangan wisata Muara. Menurutnya, seluruh potensi wisata harus dirancang secara terintegrasi—mulai dari titik destinasi, informasi lokasi, jarak tempuh, hingga estimasi waktu perjalanan—agar wisatawan mendapatkan pengalaman yang lebih mudah dan nyaman.
Bupati juga menekankan pentingnya penyusunan paket wisata lengkap, termasuk rekomendasi agenda kegiatan, pilihan kuliner, hingga jaringan penginapan. Ia menyebut keberadaan Bandara Raja Sisingamangaraja XII Silangit sebagai pintu masuk strategis wisatawan ke wilayah Tapanuli Raya yang harus dimaksimalkan pemanfaatannya.
Pengembangan pariwisata Muara tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pemerintah mendorong pembentukan desa sadar wisata, pelatihan hospitality, peningkatan layanan, serta penyusunan kalender event, termasuk pesta mangga dan kegiatan budaya tahunan lainnya.
Karakter budaya Batak dan keindahan panorama Danau Toba disebut sebagai kekuatan utama yang harus dijaga dan dikelola secara berkelanjutan. Dukungan dari Kawasan Strategis Pariwisata Nasional turut menjadi dorongan besar dalam mempercepat pengembangan destinasi di Muara dan sekitarnya.
Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersinergi. Pembangunan, katanya, harus dirancang dengan visi jangka panjang demi kesejahteraan masyarakat Tapanuli Utara. (Dedy Hutajulu)
