Ratusan Siswa Keracunan di Dairi, Hasil Lab Bongkar Fakta Mengejutkan dari Menu Makan Bergizi Gratis

Bagikan Artikel

Medan, BonariNews.com – Kasus keracunan massal yang menimpa ratusan siswa di Kabupaten Dairi akhirnya mulai terungkap penyebabnya. Pemeriksaan sampel program Makan Bergizi Gratis (MBG) menunjukkan temuan mengejutkan: terdapat cemaran mikrobiologi pada beberapa menu yang dikonsumsi para siswa.

Informasi ini disampaikan Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut, Hamid Rijal, mewakili Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Muhammad Faisal Hasrimy. Ia membenarkan bahwa hasil uji Laboratorium Kesehatan Daerah telah mengonfirmasi adanya kontaminasi pada sampel makanan dari dua sekolah di Sidikalang.

Dua menu MBG yang dinyatakan tercemar berasal dari SMK Swasta HKBP Sidikalang dan SMK Arina Sidikalang. Kontaminasi inilah yang diduga kuat memicu gejala mual, muntah, dan keracunan massal yang dialami ratusan siswa.

Hamid menegaskan bahwa temuan tersebut sudah diserahkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi untuk segera ditindaklanjuti. Ia meminta agar dilakukan telaah mendalam dan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan pengelola SPPG, Badan Gizi Nasional, pihak sekolah, serta Dinas Pendidikan.

Menurutnya, evaluasi menyeluruh wajib dilakukan untuk memastikan keamanan program MBG di seluruh Sumatera Utara, mengingat program ini seharusnya meningkatkan kesehatan pelajar, bukan menimbulkan risiko penyakit.

Keracunan massal ini terjadi pertama kali pada Senin, 9 Februari 2026, ketika 170 siswa SMK Swasta HKBP Sidikalang mengalami gejala setelah memakan nasi, ayam gulai, tahu goreng, pisang, dan sayuran. Keesokan harinya, 110 siswa SMK Arina Sidikalang juga jatuh sakit setelah menyantap nasi, ikan goreng, sayur toge, tempe goreng, dan buah salak.

Hingga kini, proses evaluasi, penelusuran sumber kontaminasi, dan langkah pencegahan masih terus dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang di daerah lain. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *