Medan Bikin Heboh! Pemko Siap All-Out Jadi Tuan Rumah Rakernas XVIII APEKSI, Targetkan Jadi Kota Paling Tangguh 2026

Bagikan Artikel

Medan, BonariNews.com – Kabar besar datang dari Medan. Pemerintah kota memastikan diri siap total menjadi tuan rumah Rakernas XVIII APEKSI yang bakal digelar 29 Juni–4 Juli 2026. Persiapan ini diumumkan langsung oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, dalam agenda Pra-Rakernas dan peluncuran Indonesia City Expo (ICE) ke-22 di Hotel Santika Dyandra.

Acara tersebut dibuka Ketua Dewan Pengurus APEKSI sekaligus Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang mengapresiasi kesiapan Medan sebagai tuan rumah baru. Rico Waas menegaskan bahwa Pemko Medan sudah mematangkan semua persiapan agar seluruh wali kota dari penjuru Indonesia mendapat pengalaman terbaik.

Menurut Rico, Medan sebagai kota pesisir dan pintu gerbang Indonesia bagian barat dengan penduduk 2,5 juta jiwa dari berbagai latar belakang adalah miniatur Indonesia yang tepat untuk menyatukan 98 wali kota dalam satu forum besar. Rakernas tahun ini membawa tema cukup kuat: “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat.”

Tema ini dinilai sangat relevan karena kota-kota di Indonesia kini menghadapi tantangan berat: pengelolaan sampah, infrastruktur digital lambat berkembang, ketahanan fiskal yang tertekan, layanan publik yang masih perlu perbaikan, hingga ancaman bencana yang makin sering terjadi.

Rico menegaskan bahwa Rakernas bukan hanya acara formalitas, tetapi ruang membahas solusi konkret, seperti pendapatan asli daerah, pembangunan jaringan fiber optic, penataan parkir, layanan darurat, hingga peningkatan kebersihan kota. Ia menginginkan Rakernas di Medan melahirkan langkah strategis yang bermanfaat bagi seluruh kota di Indonesia.

Ketua APEKSI Eri Cahyadi juga menilai Rakernas dan Indonesia City Expo akan menjadi wadah berbagi inovasi antardaerah. Ia mengajak semua wali kota datang membawa potensi terbaik sekaligus persoalan yang perlu dicarikan jalan keluar bersama.

Senada, Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam menyebut pertemuan di Medan sebagai momentum penting memperkuat kerja sama antarkota, termasuk melalui business matching, forum investasi, dan penguatan potensi pendapatan daerah.

Pemko Medan berharap kegiatan besar ini bukan hanya sukses secara acara, tetapi juga berdampak positif bagi ekonomi kota, pariwisata, dan reputasi Medan sebagai kota yang siap menjadi pusat kolaborasi nasional.(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *