Rektor USU Tegaskan Guru Besar Bukan Akhir Karier: Ini Enam Profesor Baru yang Dikukuhkan

Bagikan Artikel

Medan, BONARINEWS.COM — Pengukuhan guru besar bukan sekadar pencapaian akademik tertinggi bagi seorang dosen, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam menjaga kualitas keilmuan dan kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat. Hal ini disampaikan Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Prof Dr Muryanto Amin SSos MSi, saat Upacara Pengukuhan Enam Guru Besar Tetap USU di Gelanggang Mahasiswa USU, Medan, Senin (26/1/2026).

Muryanto menegaskan, guru besar memiliki peran strategis sebagai pemimpin akademik yang memegang mandat moral dan intelektual. Mereka dituntut tidak hanya unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu mengarahkan pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi agar berdampak nyata bagi masyarakat luas.

“Guru besar adalah pemimpin akademik yang memegang mandat moral dan intelektual untuk menjaga mutu keilmuan, mengarahkan pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, serta memastikan universitas memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Upacara pengukuhan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo bersama jajaran pimpinan universitas, sivitas akademika, dan para undangan.

Enam dosen yang resmi dikukuhkan sebagai guru besar tetap USU berasal dari lintas fakultas. Mereka adalah:

  • Prof Dr Lita Sri Andayani SKM MKes sebagai Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat;
  • Prof Dr Mardiningsih MSi dan Prof Dr Elmasni MSi sebagai Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam;
  • Prof Dr Ir Taslim MSi IPM sebagai Guru Besar Fakultas Teknik;
  • Prof Yuandani SFarm MSi PhD Apt sebagai Guru Besar Fakultas Farmasi; serta
  • Prof Drs Suprayitno MHum PhD sebagai Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya.

Dengan bertambahnya enam guru besar ini, USU menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas akademik dan riset, sekaligus mendorong peran universitas sebagai motor penggerak pembangunan berbasis ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *