MEDAN, BonariNews.com — Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui kegiatan reses anggota DPRD Sumatera Utara akan ditindaklanjuti secara sistematis dan menjadi dasar penetapan skala prioritas pembangunan daerah.
Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Paripurna Laporan Hasil Reses II Tahun Sidang 2025–2026 yang berlangsung di Gedung DPRD Sumut, Rabu (25/2/2026). Rapat turut dihadiri Ketua DPRD Erni Ariyanti, Wakil Ketua Sutarto, Salman Alfarisi, Ikhwan, dan seluruh anggota dewan lainnya.
Menurut Wagub Surya, aspirasi masyarakat yang dihimpun dari 33 kabupaten/kota atau 12 daerah pemilihan (Dapil) merupakan kebutuhan riil di lapangan sehingga Pemprov wajib memberikan respons dan tindak lanjut yang terukur.
“Apa yang diusulkan masyarakat tentu akan mereka nantikan realisasinya. Namun pemerintah juga memiliki batasan, khususnya terkait pendanaan. Karena itu semua usulan akan diurutkan berdasarkan skala prioritas,” ujarnya.
Usulan tersebut selanjutnya akan diintegrasikan dalam perencanaan pembangunan, mulai dari dokumen anggaran, rencana kerja perangkat daerah, hingga rencana pembangunan jangka menengah.
Wagub Surya juga mengapresiasi seluruh anggota DPRD yang telah melaksanakan reses pada 5–14 Februari 2026 dan melaporkan hasilnya secara terbuka dalam paripurna.
Di ruang sidang, berbagai isu krusial turut disampaikan para juru bicara Dapil, termasuk peningkatan kualitas pelayanan publik, perbaikan infrastruktur, pengawasan kerusakan lingkungan, hingga sosialisasi Program Universal Health Coverage (UHC).
Juru bicara tim reses, Hendra Cipta, menekankan pentingnya sinergi aktif antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan pemangku kepentingan lainnya terutama dalam penanganan bencana dan pemulihan layanan publik. (Redaksi)
