BONARINEWS.COM, MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menerima bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Kota Makassar senilai Rp500 juta untuk penanganan dampak banjir dan tanah longsor. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kepada Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa, 6 Januari 2026.
Surya menyampaikan apresiasi atas solidaritas yang ditunjukkan Pemko Makassar. Menurut dia, bantuan tersebut akan segera disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana di berbagai wilayah Sumatera Utara.
“Kami akan langsung menyalurkan bantuan ini kepada warga yang membutuhkan. Saat ini terdapat 18 kabupaten dan kota di Sumatera Utara yang terdampak banjir dan longsor,” ujar Surya.
Ia menjelaskan, Sumatera Utara masih berada dalam fase transisi penanganan bencana. Arus bantuan dari berbagai daerah terus berdatangan dan didistribusikan secara bertahap ke lokasi terdampak, terutama melalui jalur darat. Setiap hari, pemerintah provinsi mengirimkan sekitar empat hingga lima truk bantuan logistik ke daerah-daerah yang membutuhkan.
Berdasarkan data Posko Darurat Bencana hingga 3 Januari 2026, bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara telah berdampak pada sekitar 479.045 kepala keluarga atau 1.803.549 jiwa. Sebanyak 3.032 kepala keluarga atau 14.937 jiwa terpaksa mengungsi. Selain itu, tercatat 366 orang meninggal dunia, 205 orang luka-luka, dan 59 orang masih dinyatakan hilang.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan, bantuan untuk Sumatera Utara merupakan bagian dari rangkaian misi kemanusiaan Pemko Makassar ke sejumlah daerah terdampak bencana. Sebelumnya, pemerintah kota tersebut telah menyalurkan bantuan ke Provinsi Sumatera Barat dan Aceh.
“Hari ini kami menyerahkan amanah dari masyarakat Makassar. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga Sumatera Utara yang terdampak bencana dan membantu daerah ini bangkit kembali,” kata Munafri.
Bantuan lintas daerah ini menjadi bagian dari upaya kolektif pemerintah daerah dalam merespons bencana berskala luas yang melanda wilayah Sumatera dalam beberapa pekan terakhir. (Redaksi)