Wagub Sumut dan Mendag Lepas Ekspor 9 Ton Pisang Kepok Keling ke Malaysia, Bukti Produk Lokal Bisa Go Internasional

Bagikan Artikel

Tebing-tebing, BonariNews.com – Tebingtinggi kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya bersama Menteri Perdagangan RI Budi Santoso resmi melepas ekspor 9 ton pisang kepok keling ke Malaysia, senilai sekitar Rp270 juta. Momen ini bukan sekadar seremoni, tetapi simbol bahwa produk pertanian rakyat Sumut mampu bersaing di pasar internasional.

Wagub Surya menekankan bahwa ekspor bukan hanya soal mengirim barang ke luar negeri, tetapi juga tentang menjaga kualitas, kontinuitas produksi, standar mutu, dan membangun kepercayaan mitra dagang. “Satu pengiriman pisang ini adalah pesan kuat bahwa pertanian Sumut mampu menembus pasar global. Kami terus mendorong hilirisasi agar produk mentah bisa berkembang menjadi produk olahan bernilai ekonomi tinggi,” ujarnya pada acara Pelepasan Ekspor Pisang dan Peresmian Pusat Konveksi Pasar Kain di Pasar Baru Tebingtinggi.

Kinerja ekspor Sumut menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, nilai ekspor provinsi ini menembus lebih dari US$12,3 miliar, naik 14% dibandingkan tahun sebelumnya. Menurut Surya, angka ini mencerminkan kerja keras petani, pelaku usaha, dan dukungan kebijakan yang tepat.

Mendag Budi Santoso menambahkan bahwa program UMKM Bisa Ekspor menjadi pendorong utama. Program ini membantu pelaku usaha melakukan business matching dengan buyer internasional. “Hampir 70% UMKM yang ikut program ini belum pernah ekspor sebelumnya. Total transaksi mencapai US$134,8 juta,” jelasnya.

Walikota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih menegaskan, keberhasilan ini membuktikan kualitas produk lokal Kota Tebingtinggi. “Sinergi antara pusat, provinsi, dan kota memperkuat ekosistem perdagangan yang sehat, modern, dan berkelanjutan. Dukungan kementerian menjadi energi baru bagi kami untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal,” pungkasnya.

Langkah ekspor ini menjadi momentum penting bagi pertanian Sumut, sekaligus inspirasi bagi UMKM lain untuk menembus pasar global dan menguatkan ekonomi lokal.

Penulis: Lindung Silaban
Editor: Dedy Hu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *