Unimed Audiensi ke Mendiktisaintek, Bahas Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan Tinggi

Bagikan Artikel

Jakarta, Bonarinews.com – Universitas Negeri Medan (Unimed) melakukan audiensi dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Prof. Dr. Satryo Soemantri Brodjonegoro di Jakarta, Kamis (28/11). Pertemuan ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus mendapatkan arahan dan bimbingan terkait kebijakan dan program baru Kemendiktisaintek di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Delegasi Unimed yang dipimpin Rektor Prof. Dr. Ir. Baharuddin, S.T., M.Pd., diterima langsung oleh Mendiktisaintek di ruang rapat lantai 18, didampingi staf ahli kementerian, Prof. Drs. T. Basaruddin, M.Sc., Ph.D. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh diskusi konstruktif, membahas langkah-langkah strategis untuk menyelaraskan program Unimed dengan kebijakan nasional di bidang pendidikan tinggi.

Dalam pertemuan tersebut, Prof. Dr. Satryo Soemantri menekankan pentingnya investasi besar di sektor perguruan tinggi untuk mencetak generasi berkualitas, mandiri, dan tangguh. “Perguruan tinggi, khususnya LPTK seperti Unimed, memegang peran penting dalam mencetak pendidik yang akan menjadi ujung tombak pendidikan di sekolah-sekolah,” ujarnya.

Mendiktisaintek juga menyampaikan rencana memperkuat kebijakan otonomi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH), pengembangan sumber daya manusia berbasis kompetensi masa depan, serta evaluasi kinerja perguruan tinggi setiap lima tahun. Selain itu, riset dan pengembangan dari perguruan tinggi diupayakan agar lebih bermanfaat bagi dunia industri melalui hilirisasi.

Rektor Unimed, Prof. Baharuddin, menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Prof. Satryo Soemantri sebagai Mendiktisaintek. Ia juga memaparkan rencana pengembangan infrastruktur kampus, termasuk pembangunan gedung Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Teknik (FT), dan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), yang akan dilanjutkan dengan pembangunan fasilitas untuk fakultas lainnya.

Ketua Senat Unimed, Prof. Dr. Syawal Gultom, menambahkan pentingnya fokus perguruan tinggi pada jalur utamanya, yaitu pengembangan akademik dan mutu pendidikan, bukan sekadar mencari pendapatan mandiri. “Unimed terus mendorong dosen muda untuk menempuh pendidikan di kampus-kampus terbaik dunia dan menyelaraskan sistem akademik dengan kebijakan kementerian,” tegasnya.

Audiensi ini menjadi langkah awal bagi Unimed untuk terus mendukung visi kementerian dalam memajukan pendidikan tinggi, khususnya di Sumatera Utara. Komitmen ini diharapkan mampu menciptakan sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam mencetak generasi unggul yang berdaya saing global. (Dedy Hutajulu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *