Maumere, BONARINEWS – Universitas Muhammadiyah Maumere (UNIMOF) memasuki babak baru setelah masa jabatan rektor sebelumnya berakhir. Tongkat estafet kepemimpinan kini berada di tangan Prof. Dr. Gunawan Suryoputro, M.Hum, akademisi senior yang saat ini juga menjabat sebagai rektor Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA) Jakarta.
Kehadiran Prof. Gunawan di kampus UNIMOF, Selasa (12/1/2026), menandai dimulainya masa transisi kepemimpinan. Meski secara administratif belum dilantik dan masih menunggu penetapan resmi dari lembaga terkait, Prof. Gunawan telah mulai menjalankan fungsi kepemimpinan. Ia membagi waktu antara Jakarta dan Maumere untuk memastikan roda organisasi akademik di dua kampus Muhammadiyah tetap berjalan.
Dalam fase transisi ini, struktur internal UNIMOF turut diperkuat dengan penunjukan Dr. Daniel Fernandez sebagai deputi. Peran deputi menjadi penopang penting dalam menjaga kesinambungan kebijakan dan koordinasi internal selama proses pergantian kepemimpinan.
Pengalaman memimpin UHAMKA, salah satu perguruan tinggi Muhammadiyah terbesar di Indonesia, menjadi modal strategis bagi Prof. Gunawan untuk mengawal UNIMOF memasuki fase percepatan. Ia menilai UNIMOF memiliki fondasi yang kuat, namun membutuhkan langkah cepat agar mampu bersaing di tingkat regional.
Fokus awal kepemimpinan diarahkan pada penguatan kompetensi dosen, terutama di bidang penelitian. Pengembangan sumber daya manusia dipandang sebagai kunci utama peningkatan mutu akademik, seiring dorongan agar dosen UNIMOF tampil sebagai akademisi unggul dalam satu tahun ke depan.
Selain itu, pengembangan program studi berbasis kebutuhan daerah dan dunia kerja menjadi perhatian. UNIMOF diarahkan untuk membuka ruang bagi program studi yang relevan dengan kebutuhan Kabupaten Sikka dan wilayah sekitarnya.
Pergantian kepemimpinan ini disebut sebagai bagian dari regenerasi yang sehat. Dengan dimulainya masa transisi aktif, UNIMOF diharapkan mampu menjaga kesinambungan capaian sebelumnya sekaligus membuka ruang bagi lompatan baru dalam pengelolaan perguruan tinggi Muhammadiyah di Nusa Tenggara Timur.
Reporter: Faidin