Bojonegoro, BONARINEWS – Hutan kecil seluas 2,05 hektare di Cagar Alam Gua Nglirip ternyata masih menyimpan kejutan! Patroli terbaru oleh Balai Besar KSDA Jawa Timur (BBKSDA Jatim), Jumat (28/1/2026), berhasil mendokumentasikan Cobra Jawa (Naja sputatrix), Elang Tikus (Elanus caeruleus), serta sejumlah burung penetap seperti Kutilang, Perkutut, Prenjak Jawa, dan Tekukur.
Tim patroli RKW 03 Bojonegoro menyusuri batas kawasan, memeriksa tanaman pengkayaan, dan memastikan kondisi ekosistem tetap sehat. Meski Gua Nglirip kecil dan terfragmentasi, kehadiran satwa liar ini membuktikan bahwa kawasan ini masih menjadi habitat vital bagi fauna lokal.
Selain satwa, Randu Alas, Pule, Kepuh, Kedondong Hutan, Sukun, dan berbagai jenis Ficus turut menunjang ekosistem, memberi pakan, naungan, dan menjaga keseimbangan tanah serta air di lanskap karst.
“Patroli di Gua Nglirip bukan hanya berjalan, tapi upaya nyata menjaga ekosistem agar kehidupan tetap punya ruang untuk bertahan,” ujar Fajar Dwi Nur Aji, penulis laporan dan PEH Ahli Muda BBKSDA Jatim.
Kegiatan ini menegaskan, konservasi hutan karst di Jawa Timur tetap hidup, bahkan di tengah lahan terbatas, dan bisa menjadi destinasi edukasi serta wisata alam bagi masyarakat. (Redaksi)
