TAPANULI SELATAN, BONARINEWS.COM– Proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Tapanuli Selatan terus dipercepat melalui kerja sama lintas sektor. Sinergi antara Brimob Polda Sumatera Utara, TNI, dan Pemerintah Daerah kembali terlihat saat Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan, Sofyan Adil Siregar berkunjung ke Posko Brimob di Desa Aek Latong, Kecamatan Sipirok, Minggu (25/1/2026).
Kunjungan tersebut untuk meninjau langsung perkembangan pembangunan hunian sementara atau Huntara, sekaligus mengecek kesiapan lahan hunian tetap (Huntap) yang menjadi bagian penting dalam tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Di lokasi, personel Brimob Polda Sumut bersama TNI tampak aktif terlibat dalam percepatan pembangunan Huntara. Hingga saat ini, sebanyak 12 unit rumah kopel Huntara telah berdiri di atas lahan seluas kurang lebih dua hektare. Hunian sementara ini diproyeksikan menjadi tempat tinggal aman bagi warga terdampak sambil menunggu pembangunan hunian permanen.
Selain pembangunan Huntara, fokus kegiatan juga diarahkan pada pengontrolan dan pemerataan lahan Huntap. Proses ini masih berlangsung dengan dukungan satu unit alat berat jenis dozer yang bekerja di area seluas sekitar dua hektare. Tahapan ini dilakukan untuk memastikan kondisi lahan siap sebelum memasuki fase pembangunan hunian tetap.
Danton II Kompi 2 Batalyon C Satbrimob Polda Sumut, Ipda Andrico P. Sembiring, menegaskan bahwa kolaborasi antara Brimob, TNI, dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat terdampak bencana.
“Kami berkomitmen mendukung penuh langkah-langkah pemulihan yang dilakukan pemerintah daerah. Kehadiran Brimob dan TNI di lapangan diharapkan mampu mempercepat pembangunan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dan para pekerja,” ujarnya.
Sinergi lintas sektor ini diharapkan dapat mempercepat proses rehabilitasi, sehingga masyarakat terdampak bencana di Aek Latong dapat segera kembali menjalani kehidupan yang lebih layak dan aman. (Redaksi)
