Sekolah Rakyat Gratis Segera Dibangun! Gus Ipul Desak Daerah Bergerak Cepat, Fasilitasnya Bikin Kaget

Bagikan Artikel

Jakarta, Bonarinews.com – Program pendidikan gratis makin dikebut! Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mendorong pemerintah daerah untuk segera membangun Sekolah Rakyat sebagai langkah nyata memutus rantai kemiskinan di Indonesia.

Dorongan ini disampaikan saat Gus Ipul menerima audiensi Bupati OKU Timur H Lanosin dan Bupati Sambas Satono di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Rabu (1/4). Dalam pertemuan tersebut turut hadir Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono.

Gus Ipul menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan gagasan langsung Presiden Prabowo Subianto yang dirancang untuk membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk mengangkat derajat ekonomi masyarakat.

Namun, tidak semua daerah bisa langsung membangun. Ada sejumlah syarat ketat yang wajib dipenuhi pemerintah daerah. Salah satu yang paling krusial adalah ketersediaan lahan minimal seluas 7 hektare. Lahan tersebut harus berstatus clean dan clear, bersertifikat resmi, bukan tanah sengketa, milik pemerintah daerah, tidak berada di kawasan rawan bencana, serta memiliki akses jalan yang mudah dijangkau.

Tak hanya soal pembangunan fisik, fasilitas yang ditawarkan Sekolah Rakyat juga terbilang luar biasa. Para siswa akan mendapatkan makanan bergizi tiga kali sehari, ditambah snack dua kali sehari untuk menunjang kesehatan dan konsentrasi belajar.

Lebih dari itu, setiap siswa juga akan memperoleh 8 set seragam, layanan cek kesehatan gratis, hingga fasilitas laptop untuk mendukung pembelajaran berbasis teknologi. Selama masa pendidikan, para murid akan tinggal di asrama sehingga pembinaan karakter dan disiplin bisa dilakukan secara optimal.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada bantuan sosial jangka pendek, tetapi juga investasi jangka panjang melalui pendidikan. Sekolah Rakyat diharapkan menjadi titik balik bagi anak-anak dari keluarga miskin untuk meraih masa depan yang lebih cerah.

Penulis: Lindung Silaban
Editor: Dedy Hu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *