Tapanuli Selatan, Bonarinews.com – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution meresmikan Jembatan Aek Sipange sepanjang 50 meter di Kecamatan Aek Bilah, Tapanuli Selatan, Kamis (5/3). Jembatan ini dibangun di ruas jalan Sipagimbar dengan anggaran Rp21 miliar dan dirancang untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, termasuk menghubungkan Tapanuli Selatan dengan Padanglawas Utara.
Dengan lebar total 8 meter, terdiri dari 6 meter badan jalan dan masing-masing 1 meter trotoar di kedua sisi, jembatan ini mempermudah akses transportasi, distribusi material, dan aktivitas ekonomi warga desa sekitar.
“Jembatan ini menjadi kunci pembangunan desa-desa di wilayah Tapanuli Bagian Selatan. Selain memperlancar akses barang dan material, jembatan ini juga menandakan kehadiran Pemprov Sumut lebih dalam lagi di wilayah ini,” ujar Gubernur Bobby Nasution.
Tragedi Sungai yang Jadi Alasan Pembangunan
Sebelum jembatan dibangun, warga harus menyeberangi sungai yang berbahaya. Tragedi beberapa tahun lalu, saat sebuah mobil terbawa arus sungai hingga menewaskan delapan orang, menjadi perhatian serius pemerintah provinsi. Gubernur Bobby kemudian mengalokasikan anggaran khusus untuk membangun jembatan yang kini telah rampung dan diresmikan.
Dukungan Bupati Tapsel dan Harapan Warga
Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumut:
“Keberadaan jembatan ini diharapkan memperlancar konektivitas wilayah, meningkatkan ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kecamatan Aek Bilah dan sekitarnya.”
Bupati Gus Irawan menegaskan, visi Gubernur Bobby Nasution dalam membangun Sumatera Utara sangat luar biasa, dan masyarakat optimis bahwa pembangunan infrastruktur strategis akan terus membawa Sumut menuju kemajuan yang lebih nyata.
Dengan diresmikannya Jembatan Aek Sipange, akses antarwilayah menjadi lebih mudah dan aman, sekaligus membuka peluang baru untuk pertumbuhan ekonomi lokal. (Redaksi)
