Medan , Bonarinews.com — Fasilitas kesehatan UPT Puskesmas Sei Agul di Jalan Karya II, Kecamatan Medan Barat, menjadi salah satu bangunan publik yang ikut terendam banjir besar yang melanda Kota Medan beberapa hari lalu. Genangan air setinggi dada orang dewasa membuat sejumlah ruangan rusak dan banyak peralatan medis tak lagi berfungsi.
Untuk melihat langsung kondisi tersebut, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Ketua TP PKK Kota Medan, Ny. Airin Rico Waas, turun meninjau lokasi pada Selasa (2/12/2025). Kedatangan keduanya disambut para tenaga kesehatan yang masih berupaya mempertahankan pelayanan di tengah fasilitas yang porak-poranda.
Rico Waas menegaskan bahwa layanan kesehatan tidak boleh berhenti meski situasi paska-banjir masih sulit. Ia meminta seluruh jajaran Puskesmas Sei Agul tetap membuka layanan sebisa mungkin demi kebutuhan warga.
“Puskesmas adalah garda terdepan kesehatan masyarakat. Dalam keadaan banjir seperti ini, justru banyak warga yang membutuhkan layanan medis. Karena itu saya minta pelayanan tetap berjalan,” ujar Rico Waas.
Saat memasuki bangunan puskesmas, Rico menyaksikan langsung kondisi ruangan yang sebelumnya terendam air, lengkap dengan lumpur dan kerusakan peralatan. Ia mengapresiasi tenaga kesehatan yang tetap bekerja meski fasilitas yang ada sangat terbatas.
“Dalam kondisi seperti ini, tetap layani warga sebaik mungkin. Kita akan bantu percepat pemulihan fasilitasnya,” katanya.
**Soroti Lokasi Puskesmas yang Dekat Pipa Gas**
Selain kerusakan akibat banjir, Rico Waas ikut menyoroti posisi bangunan puskesmas yang berada sangat dekat dengan pipa gas. Menurutnya, situasi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan pegawai dan warga, apalagi jika bencana serupa terulang.
“Kondisi puskesmas sekarang jelas tidak layak. Ditambah lagi adanya pipa gas di dekat bangunan, ini cukup berbahaya. Tadi juga sudah saya terima laporan soal rencana pemindahan puskesmas ke lokasi yang lebih aman. Kita dorong agar itu segera direalisasikan,” ucapnya.
**Sapa Warga dan Pantau Kondisi Permukiman**
Usai dari puskesmas, Rico dan rombongan melanjutkan peninjauan ke permukiman warga di sekitar fasilitas kesehatan tersebut. Meski air sudah surut, bekas lumpur setebal beberapa sentimeter masih menempel di dinding rumah dan jalanan.
Rico menyempatkan diri berbincang dengan masyarakat yang tengah membersihkan rumah mereka, mendengarkan keluhan, sekaligus memastikan bantuan penanganan banjir terus berlangsung.
**Pelayanan Tetap Dijalankan Meski Banyak Alat Rusak**
Kepala Puskesmas Sei Agul, Ratna, menyampaikan bahwa pihaknya tetap berupaya memberikan pelayanan dasar kepada warga meski banyak fasilitas rusak.
“Banjir kemarin merusak cukup banyak peralatan kami. Tapi pelayanan tetap kami upayakan berjalan. Selain menerima pasien di puskesmas, kami juga ikut membantu penanganan di posko banjir Kota Medan,” jelasnya.
Ratna berharap perbaikan fasilitas dapat segera dilakukan agar pelayanan bisa kembali optimal seperti sediakala. (Redaksi)
