Polri Lepas 22 Kontainer Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera

Bagikan Artikel

Medan, BonariNews.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menunjukkan komitmen dalam misi kemanusiaan dengan melepas 22 kontainer bantuan bagi korban banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bencana tersebut menyebabkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta memaksa ratusan ribu warga mengungsi. Kondisi ini mendorong pemerintah dan berbagai pihak untuk bergerak cepat melakukan penanganan darurat dan pemulihan.

Bantuan kemanusiaan Polri diberangkatkan secara bertahap dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Kota Medan dan Kota Bireuen, dengan total 22 kontainer—10 kontainer dialokasikan untuk Sumatera Utara dan 12 kontainer untuk Aceh.

Pada Sabtu, 14 Februari 2026, pelepasan bantuan dilakukan langsung oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), didampingi jajaran pejabat utama Polri, Kapolda Sumut, serta Gubernur Sumatera Utara.

Dalam keterangannya, Kapolri menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan telah disesuaikan dengan kebutuhan mendesak para pengungsi, mulai dari makanan siap saji, bahan pangan, pakaian, obat-obatan, hingga perlengkapan dasar lainnya.

“Kurang lebih 40 ribu masyarakat akan menerima manfaat dari bantuan ini. Harapan kita, ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memedulikan masyarakat yang masih terdampak bencana. Ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan masyarakat yang tertimpa musibah tetap mendapat perhatian dan perlindungan,” ujarnya.

Sementara itu, Titiek Soeharto menyampaikan apresiasi terhadap kepedulian Polri dalam mendukung percepatan pemulihan wilayah terdampak. Ia juga menyoroti peresmian kembali jembatan di Sumatera Barat yang sebelumnya rusak akibat bencana sehingga akses masyarakat kini kembali terbuka.

“Dengan tersambungnya akses yang sebelumnya terputus, mobilitas masyarakat dapat kembali lancar dan perekonomian daerah berangsur pulih,” katanya.

Seluruh bantuan akan disimpan terlebih dahulu di gudang Kota Medan dan Kota Bireuen sebelum didistribusikan ke titik-titik pengungsian sesuai kebutuhan. Dari Kota Bireuen, bantuan akan menjangkau sejumlah kabupaten di Aceh seperti Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Tengah, Pidie, Pidie Jaya, Gayo Lues, dan Bener Meriah.

Penyaluran dilakukan secara terkoordinasi dan akuntabel, melibatkan sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta relawan. Selain mengirim bantuan logistik, Polri juga memastikan situasi keamanan tetap kondusif selama masa tanggap darurat.

Langkah ini menegaskan komitmen Polri untuk hadir cepat saat masyarakat membutuhkan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik melalui kerja nyata di lapangan. Semangat kemanusiaan dalam gerakan “Polri untuk Masyarakat” menjadi refleksi transformasi Polri yang Presisi dan berorientasi pelayanan. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *