Sumut, Bonarinews.com – Kepolisian Republik Indonesia memperkuat penanganan kesehatan bagi warga terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Dari Mako Polisi Udara Pondok Cabe, Pusdokkes Polri mengirim ribuan obat-obatan, bahan medis habis pakai, serta peralatan kesehatan untuk memenuhi kebutuhan darurat di lokasi yang masih terisolasi.
Sespusdokkes Polri, Brigjen Pol Dr. dr. Farid Amansyah, Sp.PD., mengatakan bahwa bantuan yang dikirimkan telah melalui asesmen kebutuhan di lapangan.
“Berdasarkan laporan dari Biddokkes Polda Aceh, Sumut, dan Sumbar, kami mengirim obat-obatan, bahan habis pakai, dan peralatan medis sesuai kebutuhan paling mendesak,” ujarnya.
Selain logistik medis, Polri juga mengerahkan Tim DVI, Tim Kesehatan Lapangan, dan tenaga medis tambahan untuk memperkuat pelayanan kesehatan bagi warga, terutama di wilayah yang sulit dijangkau.
Di Sumatera Utara, Biddokkes Polda Sumut bergerak cepat mendistribusikan bantuan tersebut ke daerah paling terdampak. Pada Minggu, 30 November 2025, pesawat milik Polri membawa bantuan medis langsung ke Kabupaten Tapanuli Tengah.
Bantuan yang dikirim mencakup lebih dari 33.000 butir obat tablet, ratusan botol obat sirup, serta puluhan alat kesehatan dan bahan medis habis pakai. Seluruhnya diprioritaskan untuk pelayanan darurat di wilayah yang akses jalannya masih terputus.
Kabid Humas Polda Sumut menegaskan bahwa penguatan layanan kesehatan ini merupakan komitmen Polri untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan terbaik meski dalam kondisi bencana.
“Polda Sumut all-out mendukung kesehatan, evakuasi, dan pemulihan pascabencana. Kami memastikan kebutuhan masyarakat menjadi prioritas,” ujarnya.
Dengan dukungan medis berskala besar ini, Polda Sumut berharap layanan kesehatan darurat tetap berjalan optimal hingga situasi di wilayah terdampak benar-benar pulih. (Redaksi)
