Medan, BonariNews.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menyalurkan bantuan untuk korban bencana di Sumatera Utara. Bantuan senilai Rp600 juta itu diterima langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Sulaiman Harahap, di ruang kerjanya di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Jumat, 6 Februari 2026.
Bantuan ini menjadi dukungan kedua dari Pemprov Kaltim, setelah sebelumnya menyerahkan bantuan senilai Rp5 miliar. “Atas nama Pemprov dan masyarakat Sumut, kami mengucapkan terima kasih. Semoga bantuan ini bisa segera dimanfaatkan untuk masyarakat yang terdampak,” ujar Sulaiman.
Ia menjelaskan bahwa bantuan tahap pertama dari Kaltim telah dialokasikan untuk pembangunan hunian tetap bagi warga yang terdampak banjir dan tanah longsor pada akhir 2025. Menurutnya, dukungan tersebut datang pada saat yang krusial, ketika kondisi keuangan daerah tengah ketat di penghujung tahun.
“Bantuan pertama yang datang saat bencana akhir tahun lalu adalah dari Kaltim, kemudian disusul pemerintah daerah lainnya. Ini sangat membantu kami,” katanya.
Sulaiman memaparkan bahwa pembangunan hunian tetap diperkirakan menelan biaya sekitar Rp60 juta per unit. Angka itu belum termasuk fasilitas umum seperti jaringan air bersih, listrik, rumah ibadah, area bermain warga, dan sarana pendukung lainnya.
Dari pihak Kaltim, Sekdaprov Sri Wahyuni mengatakan bantuan ini bersumber dari partisipasi masyarakat, mulai dari kelompok pengajian, arisan, hingga inisiatif komunitas lokal. Dukungan tersebut juga diberikan untuk tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
“Total bantuan untuk Sumut Rp600 juta, masing-masing Rp300 juta untuk Tapanuli Selatan dan Rp300 juta untuk Tapanuli Tengah. Ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Kaltim terhadap saudara-saudara kami yang terdampak bencana,” kata Sri.
Ia berharap bantuan itu dapat mempercepat pemulihan di wilayah yang terdampak banjir dan longsor. Warga Kaltim, kata Sri, juga mendoakan agar Sumut segera bangkit dan menata kembali permukiman yang rusak.
Pertemuan penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri Sekdakab Tapanuli Selatan Sofyan Adil, Plt Kepala BKD Tapanuli Tengah Gusni Army Pasaribu, serta pimpinan OPD dari Pemprov Sumut dan Pemprov Kaltim. (Redaksi)
