Jakarta, Bonarinews.com — Kontroversi muncul setelah anggota DPR RI Endipat Wijaya menyampaikan pernyataan yang membandingkan bantuan pemerintah dengan donasi masyarakat. Komentar itu dinilai tidak tepat karena menyinggung anggaran negara yang berasal dari uang publik.
Endipat sebelumnya menyebut bantuan pemerintah jauh lebih besar dibandingkan sumbangan warga atau pihak swasta. Ucapannya langsung menuai kritik karena dianggap menempatkan pemerintah seolah pihak yang sedang berbuat baik, bukan sebagai pengelola dana publik.
Sejumlah pengamat menilai perbandingan tersebut tidak sesuai dengan prinsip penggunaan anggaran negara. Mereka menekankan, dana penanganan bencana bersumber dari pajak rakyat, sementara donasi merupakan bentuk solidaritas yang tidak bisa dipertentangkan.
Di media sosial, kritik bermunculan sejak pagi. Banyak warganet menilai pernyataan itu tidak sensitif di tengah situasi para korban yang membutuhkan bantuan cepat.
Hingga kini, pernyataan tersebut masih ramai dibahas. Publik berharap penanganan bencana tetap diprioritaskan tanpa narasi yang memperkeruh suasana. Bantuan negara dan solidaritas masyarakat dinilai harus berjalan berdampingan. (Redaksi)
