Tapanuli Selatan, BonariNews.com – Warga Dusun Simandalu, Desa Palsabolas, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan, digegerkan dengan penemuan seorang perempuan lanjut usia, BH (78), dalam kondisi luka parah pada Rabu (25/2/2026) dini hari.
Korban pertama kali ditemukan sekitar 20 meter di belakang rumahnya, terbaring dengan wajah berdarah dan memar. Warga segera mengevakuasi korban ke RSUD Padangsidimpuan untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia.
Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Yon Edi Winara, S.H., S.I.K., M.H., membenarkan laporan tersebut. Ia mengatakan bahwa informasi awal diterima melalui pesan singkat dari masyarakat yang melihat kondisi korban tidak wajar. “Begitu menerima informasi, saya langsung memerintahkan personel Pamapta bersama piket fungsi untuk mengecek kebenaran informasi tersebut sekaligus melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara apabila ditemukan unsur tindak pidana,” ujarnya.
Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 23.30 WIB, ketika anak kandung korban pulang ke rumah dan mendapati kondisi rumah berantakan. Setelah mencari ke dalam dan sekitar rumah namun tidak menemukan korban, ia meminta bantuan warga untuk melakukan pencarian. Warga kemudian menemukan BH di belakang rumah dalam kondisi luka parah di wajah, mulut mengeluarkan darah, dan langsung membawanya ke rumah sakit.
Polres Tapanuli Selatan telah melakukan pengamanan lokasi kejadian dan memasang garis polisi. Penyidik juga telah meminta visum et repertum (VER) untuk memastikan penyebab kematian secara medis.
“Kami masih melakukan pemeriksaan awal terhadap para saksi dan pengumpulan bahan keterangan. Proses penyelidikan sedang berjalan untuk mengungkap peristiwa ini dan mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab,” tegas Kapolres.
Polres Tapanuli Selatan mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait motif maupun pelaku sebelum hasil penyelidikan resmi dirilis. (Redaksi)
