Sumatera, BonariNews.com — Tahapan pendaftaran bakal calon rektor Institut Teknologi Sumatera resmi berakhir pada Sabtu, 14 Februari 2026. Panitia Pemilihan Rektor menutup fase ini dengan mencatat 13 kandidat yang turut serta dalam proses pemilihan pimpinan perguruan tinggi tersebut. Prosedur ini, menurut panitia, dirancang untuk memastikan proses yang terbuka, transparan, dan akuntabel, sejalan dengan komitmen tata kelola kampus.
Para pendaftar datang dari berbagai perguruan tinggi besar di Indonesia, mulai dari Institut Teknologi Bandung, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Universitas Sumatera Utara, hingga Institut Pertanian Bogor. Sementara sebagian lainnya berasal dari internal Itera sendiri.
13 Bakal Calon Rektor Itera
(Berdasarkan urutan abjad)
- Aswan — ITB
- Baginda Parsaulian — UIN Bukittinggi
- Dewi Larasati — ITB
- Elfahmi — ITB
- Emir Mauludi Husni — ITB
- Fahmi — USU
- Hadi Teguh Yudistira — Itera
- Ikah N. P. Permanasari — Itera
- Ismunandar — ITB
- M. Bobby Rahman — Itera
- M. Faiz Syuaib — IPB
- Roy Candra P Sigalingging — Itera
- Sunarsih — Itera
Panitia menjelaskan, seluruh berkas pendaftaran telah diverifikasi dan para kandidat akan memasuki tahap seleksi administratif dan penilaian kompetensi sebelum melangkah ke penyaringan berikutnya. Proses ini menjadi salah satu penentu figur yang akan memimpin Itera pada periode mendatang, di tengah semakin tingginya tuntutan penguatan kualitas akademik, riset, dan inovasi di perguruan tinggi negeri.
Pemilihan rektor kali ini juga menjadi perhatian publik, khususnya komunitas akademik di Lampung, karena dianggap sebagai momentum strategis untuk menentukan arah pengembangan Itera dalam beberapa tahun ke depan. (Redaksi)
