Tapanuli Selatan, Bonarinews.com — Upaya pemulihan pascabencana di Kecamatan Batang Toru terus dikebut. Sejak Jumat, 12 Desember 2025, personel Posko 1 Batalyon C Pelopor Brimob Polda Sumut berada di garis depan membantu warga Desa Aek Ngadol yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor.
Dipimpin Danton II Kompi 2/C, IPDA Andrico P. Sembiring, personel Brimob mulai bekerja sejak pukul 08.00 WIB. Fokus utama mereka meliputi pembersihan fasilitas ibadah, rumah warga, hingga memastikan ketersediaan sumber air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Masjid Nurul Islam, yang tertutup lumpur pascabanjir, menjadi titik kerja pertama. Personel membersihkan lokasi wudhu dan kamar mandi, menata ulang gudang, sekaligus menyingkirkan material lumpur yang menumpuk. Hingga sore hari, area wudhu dan kamar mandi sudah dapat digunakan, sementara pembersihan gudang mencapai 70 persen.
Selain itu, pembuatan sumur bor sedalam enam meter telah rampung. Fasilitas ini diharapkan menjadi sumber air bersih sementara bagi warga. Brimob juga berkoordinasi dengan kepala desa dan Dinas PU Provinsi untuk merapikan delineasi aliran sungai di belakang masjid dan permukiman agar risiko banjir susulan dapat diminimalkan. Dapur lapangan turut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga.
Di pemukiman sekitar posko, personel Brimob membantu membersihkan tiga rumah terdampak lumpur. Rumah milik Muhammad Pasaribu sudah 80 persen bersih, rumah Ramadhan Siregar selesai 100 persen berkat kolaborasi dengan TNI, sedangkan rumah Jul Siregar baru mencapai 80 persen berkat kerja bersama BNPB. Gotong royong lintas instansi ini mempercepat pemulihan dan mengurangi beban warga yang kehilangan banyak barang akibat banjir.
Peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, dan angkong tetap menjadi tumpuan dalam proses pembersihan. Meski terbatas, personel mengerahkan seluruh kemampuan untuk menyingkirkan material tebal yang memenuhi halaman dan ruangan rumah warga.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyampaikan apresiasi atas kerja cepat Brimob di lapangan. Ia menegaskan bahwa operasi kemanusiaan di Batang Toru merupakan bagian dari komitmen Polri dalam Operasi Aman Nusa II untuk memastikan keselamatan warga serta mempercepat pemulihan wilayah terdampak.
Seluruh personel Posko 1 memastikan mereka akan tetap bekerja hingga aktivitas masyarakat benar-benar kembali normal. Misi kemanusiaan ini masih berlanjut, dan Brimob berkomitmen untuk terus hadir mendampingi warga Batang Toru hingga kondisi pulih sepenuhnya. (Redaksi)
